Potensi Kenaikan Saham BUMI: Analisis Terkini
Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), emiten tambang batu bara dari Grup Bakrie dan Salim, menunjukkan potensi kenaikan signifikan berdasarkan tren pasar terkini.
Pada September 2025, saham ini melonjak 6,43% ke Rp149 dengan volume transaksi Rp2,01 triliun, didorong akumulasi investor. Hingga awal 2026, kenaikan mencapai 93% sebulan, ditopang prospek masuk indeks MSCI dan ekspansi emas-bauksit.
Performa Harga dan Volume
| (Foto Saham BUMI dari Google Finansial) |
Faktor Pendorong Utama
Prospek cerah didukung target produksi batu bara yang meningkat dan potensi masuk MSCI Indonesia Global Standard Index Februari 2026.
Investor asing seperti BlackRock dan Vanguard aktif memborong, meski ada divestasi selektif, sementara analis seperti Samuel Sekuritas beri target hingga Rp500. Ekspansi ke emas dan bauksit juga jadi katalis baru.
Target Harga dan Strategi
Analis memproyeksikan target Rp231-241 dengan support Rp189-205, strategi buy on pullback saat koreksi. Meski sempat koreksi 10% akhir 2025, tren bullish bertahan di atas support Rp340, dengan potensi Rp290-310 jangka pendek. Investor disarankan pantau resistance Rp700 untuk risiko MSCI.

