Saham BBCA Anjlok ke Level Terendah Tiga Tahun
Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) baru-baru ini mengalami penurunan tajam, menyentuh level terendah dalam tiga tahun terakhir akibat tekanan pasar yang kuat. Pada 24 April 2026, saham ini merosot hingga Rp6.325 di sesi pagi, mengikuti pelemahan IHSG secara keseluruhan.
Penyebab Utama Penurunan
Penurunan saham BBCA dipicu oleh aksi jual masif dari investor asing yang mendominasi 70-80% free float saham ini. Sejak awal 2026, net sell asing mencapai ratusan miliar rupiah per hari, seperti Rp196,5 miliar pada 2 Maret 2026. Faktor global seperti ketidakpastian ekonomi juga memperburuk situasi, meski fundamental BCA tetap kuat.
Performa Historis
| (Foto Saham BBCA dari Google Finansial) |
Prospek dan Analisis
Meski tertekan, analis memproyeksikan potensi pemulihan ke level resistance Rp6.592 dalam waktu dekat. Manajemen BCA fokus memperkuat kinerja fundamental untuk menjaga kepercayaan investor. Investor disarankan pantau sentimen asing dan IHSG untuk timing beli.

