Saham BBCA Anjlok ke Level Terendah Tiga Tahun

Saham BBCA Anjlok ke Level Terendah Tiga Tahun

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) baru-baru ini mengalami penurunan tajam, menyentuh level terendah dalam tiga tahun terakhir akibat tekanan pasar yang kuat. Pada 24 April 2026, saham ini merosot hingga Rp6.325 di sesi pagi, mengikuti pelemahan IHSG secara keseluruhan.

Penyebab Utama Penurunan

Penurunan saham BBCA dipicu oleh aksi jual masif dari investor asing yang mendominasi 70-80% free float saham ini. Sejak awal 2026, net sell asing mencapai ratusan miliar rupiah per hari, seperti Rp196,5 miliar pada 2 Maret 2026. Faktor global seperti ketidakpastian ekonomi juga memperburuk situasi, meski fundamental BCA tetap kuat.

Performa Historis

Saham BBCA Anjlok ke Level Terendah Tiga Tahun
(Foto Saham BBCA dari Google Finansial)
Dari awal Januari 2026 di Rp8.175, saham BBCA terkoreksi lebih dari 15% dalam tiga bulan pertama. Sepanjang 2026, pelemahan mencapai 14,86% year-to-date, dengan level terendah Rp6.825 pada 4 Maret 2026. Tren serupa terlihat sejak 2025, di mana saham ini pernah jeblok ke Rp7.375 pada Oktober 2025.

Prospek dan Analisis

Meski tertekan, analis memproyeksikan potensi pemulihan ke level resistance Rp6.592 dalam waktu dekat. Manajemen BCA fokus memperkuat kinerja fundamental untuk menjaga kepercayaan investor. Investor disarankan pantau sentimen asing dan IHSG untuk timing beli.

Next Post Previous Post