Saham BDMN Melonjak Gara-Gara Rumor Merger dengan MUFG

Saham BDMN Melonjak Gara-Gara Rumor Merger dengan MUFG

Harga saham PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) melesat tajam dalam dua hari terakhir, dipicu kabar potensi merger dengan Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG), pemegang saham pengendali BDMN. Pada 22 April 2026, saham BDMN menyentuh Auto Reject Atas (ARA) 25% di Rp3.850 per saham, dengan volume transaksi mencapai 44,86 juta lembar senilai Rp163,60 miliar.

Respons Manajemen BDMN

Manajemen Bank Danamon telah buka suara terkait rumor ini, meski belum mengonfirmasi secara resmi. Mereka menegaskan fokus pada strategi bisnis organik sambil memantau peluang pengembangan, termasuk potensi injeksi aset dari MUFG. MUFG saat ini menguasai 91,47% saham BDMN, sehingga skenario merger dianggap realistis oleh pasar.

Dampak pada Performa Saham

Saham BDMN Melonjak Gara-Gara Rumor Merger dengan MUFG
(Foto Saham BDMN dari Google Finansial)
Kenaikan saham BDMN mencapai 55,24% dalam seminggu dan 62,45% dalam enam bulan terakhir, dorong kapitalisasi pasar hingga Rp37,63 triliun. Rumor menyebut valuasi pasca-merger bisa tembus Rp8.000 per saham, dengan pengumuman resmi dikabarkan 12 Mei 2026.

Potensi Entitas Gabungan

Jika terealisasi, merger ini berpotensi jadikan entitas gabungan sebagai bank terbesar kelima di Indonesia berdasarkan aset total. Langkah ini sejalan dengan ekspansi MUFG di Asia Tenggara, perkuat posisi kompetitif di pasar perbankan lokal. Investor disarankan pantau keterbukaan informasi resmi dari BEI untuk konfirmasi lebih lanjut.

 

Next Post Previous Post