SMBC Indonesia (BTPN) Bagikan Dividen Rp9,49 per Saham untuk Tahun Buku 2025

 

SMBC Indonesia (BTPN) Bagikan Dividen Rp9,49 per Saham untuk Tahun Buku 2025
PT Bank SMBC Indonesia Tbk (SMBC Indonesia / BTPN) resmi membagikan dividen tunai kepada para pemegang saham untuk tahun buku 2025 sebesar Rp9,49 per saham (gross), setelah mendapat persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026.

Besaran dan Sumber Dividen

Total dividen yang dibagikan mencapai Rp101,11 miliar, yang berasal dari 20% dari laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp505,56 miliar.

Artinya, setiap pemegang saham menerima pembayaran dividen sebesar Rp9,49 per lembar saham yang kepemilikannya tercatat hingga tanggal daftar pemegang saham (record date) yang ditentukan perseroan.

Alokasi Laba dan Penguatan Modal

Sementara 20% laba dibagikan sebagai dividen, sebanyak 80% sisanya dialokasikan sebagai laba ditahan untuk memperkuat fondasi permodalan bank.

SMBC Indonesia tidak menyisihkan dana cadangan wajib karena perseroan telah memenuhi ketentuan minimum sebesar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor sesuai dengan ketentuan Undang‑Undang Perseroan Terbatas No. 40 Tahun 2007.

Pertumbuhan Kinerja dan Aset

Secara individu (bank only), SMBC Indonesia membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp1,5 triliun sepanjang tahun 2025.

Per akhir 2025, total aset perseroan tercatat tumbuh sebesar 2% year‑on‑year (yoy) menjadi Rp245,9 triliun, menunjukkan kinerja yang stabil di tengah kondisi ekonomi yang masih berfluktuasi.

Komentar Manajemen

Direktur Utama SMBC Indonesia, Henoch Munandar, menyatakan bahwa kebijakan dividen dengan dividend payout ratio sebesar 20% mencerminkan komitmen Perseroan untuk memberikan imbal hasil kepada pemegang saham sekaligus menjaga struktur permodalan yang sehat demi mendukung pertumbuhan dan ekspansi ke depan.

Rangkuman Singkat untuk Investor

Dividen: Rp9,49 per saham (gross).

Total dividen: Rp101,11 miliar.

Persentase dividen: 20% dari laba bersih 2025.

Sisanya: 80% laba ditahan untuk memperkuat modal dan ekspansi.

Next Post Previous Post