Viral Ji Chang Wook Bantu Bangun PAUD di Kupang NTT, Fakta Miris Terungkap

 

Viral Ji Chang Wook Bantu Bangun PAUD di Kupang NTT, Fakta Miris Terungkap

Aktor Korea Selatan Ji Chang Wook menjadi sorotan setelah aksi sosialnya membantu pembangunan gedung PAUD Cahaya Timur di Desa Naunu, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Video aksi ini viral di media sosial sejak 13 April 2026, menunjukkan dukungannya melalui program One Bite One Dream bersama brand makanan ringan Happytos.

Kolaborasi dan Harapan Ji Chang Wook

Ji Chang Wook menyapa siswa PAUD dalam video, bertanya "Apakah kalian senang dengan sekolah barunya?" dan berharap gedung baru meningkatkan kenyamanan belajar anak-anak. Bantuan ini lahir dari penjualan produk edisi khusus Happytos, yang donasinya disalurkan untuk fasilitas pendidikan ramah lingkungan di daerah terpencil. Ia juga menyatakan keinginan berkunjung langsung ke Kupang suatu hari nanti.

Profil PAUD Cahaya Timur

PAUD ini didirikan sejak 2015 oleh pengelola Julio Dos Reis Gonzaga dan kini memiliki 37 murid, termasuk kelas filial di kampung tetangga. Sekolah telah meluluskan 80 anak hingga 2025, dengan total 6 guru dan ketua komite. Julio bersyukur atas bantuan tak terduga ini, menyebutnya sebagai jawaban doa.

Fakta Miris Gaji Guru dan Dukungan Pemerintah

Di balik kegembiraan, terungkap kondisi memprihatinkan: guru hanya digaji Rp100 ribu hingga Rp250 ribu per bulan dari swadaya orang tua murid, tanpa gaji tetap sejak awal berdiri. Meski kini menerima dana BOS, jumlahnya masih terbatas tergantung siswa, dan belum ada bantuan dari pemerintah daerah. Julio berharap lebih banyak PAUD dan SD di daerah terpencil mendapat perhatian serupa.

Respons Publik dan Dampak Lebih Luas

Kabar ini ramai dibahas netizen, memicu simpati atas nasib pendidikan di NTT. Program One Bite One Dream juga membangun fasilitas PAUD lain dan beri beasiswa untuk 42 siswa, sebagai bentuk balas budi Ji Chang Wook kepada penggemar Indonesia. Aksi ini menyoroti ketimpangan akses pendidikan anak usia dini di wilayah terpencil.

Next Post Previous Post