DJI Kuasai 72,5% Pasar Video Camera Jepang
DJI kembali membuat gebrakan besar di Jepang. Berdasarkan data BCN Ranking, perusahaan asal China itu berhasil meraih pangsa pasar 72,5% di kategori video camera Jepang pada April 2026, angka tertinggi yang pernah dicatat sejauh ini.
Lonjakan ini menunjukkan dominasi DJI yang makin sulit dikejar para rival seperti Insta360, Panasonic, dan Sony. Di saat yang sama, pasar video camera Jepang juga ikut terdorong oleh tingginya minat terhadap produk creator-focused seperti seri Osmo Pocket.
Osmo Pocket Jadi Motor Utama
Salah satu pendorong terbesar pencapaian ini adalah performa DJI Osmo Pocket 4. Menurut laporan, kamera ini baru dijual selama sembilan hari, tetapi langsung menyumbang 21,5% dari total penjualan video camera di Jepang pada periode tersebut.
Pencapaian itu memperkuat tren yang sebenarnya sudah terlihat sejak sebelumnya. DJI Osmo Pocket 3 sempat menjadi salah satu video camera terlaris di Jepang dalam jangka panjang, dan keberhasilan penerusnya makin memperlebar jarak DJI dari kompetitor.
Persaingan Di Jepang
Di belakang DJI, Insta360 tercatat berada di posisi kedua dengan pangsa pasar 12,5%. Jarak yang sangat lebar ini menunjukkan bahwa pasar video camera Jepang saat ini sangat berat sebelah, dengan DJI memimpin jauh di atas pemain lain.
Kondisi tersebut juga menggambarkan perubahan preferensi konsumen. Produk yang ringkas, praktis, dan cocok untuk konten kreator tampaknya lebih menarik dibanding kamera video tradisional, terutama di segmen consumer dan creator market.
Dampak Ke Industri
Dominasi DJI di Jepang bisa menjadi sinyal penting bagi industri kamera secara lebih luas. Jika tren ini bertahan, merek-merek besar seperti Sony dan Panasonic akan makin tertekan untuk menawarkan produk yang lebih agresif, baik dari sisi fitur maupun harga.
Bagi DJI sendiri, pencapaian 72,5% ini bukan hanya angka penjualan, tetapi juga bukti bahwa strategi mereka di segmen kamera genggam dan konten kreator masih sangat kuat.

