Harga Minyak Dunia Melonjak per 18 Mei 2026
Harga minyak dunia mengalami lonjakan tajam setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan peringatan keras kepada Iran terkait kesepakatan damai. Minyak mentah Brent dan West Texas Intermediate (WTI) sama-sama naik signifikan akibat kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan energi global.
Kenaikan Harga Minyak
Berdasarkan data perdagangan terbaru:
|
Jenis Minyak |
Kenaikan |
Harga Baru |
|
Brent |
+1,1% |
US$114,21 per barel |
|
WTI |
+2,43% |
US$107,98 per barel |
WTI mencapai level tertinggi sepanjang bulan Mei 2026 ini. Sebelumnya, harga minyak juga sudah melonjak lebih dari 40% sejak konflik AS-Iran pecah.
Pemicu Lonjakan
| (Foto Harga Minyak Dunia dari TradingEconomics) |
Dampak Global
Lonjakan harga minyak ini mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap:
Gangguan pasokan dari Timur Tengah
Cadangan minyak yang menipis akibat konflik berkepanjangan
Risiko geopolitik yang meningkat antara AS dan Iran
Trump juga pernah membatalkan negosiasi damai dengan Iran dan menolak proposal balasan dari Tehran, yang masing-masing memicu kenaikan harga minyak lebih dari 2-3 persen.
Proyeksi ke Depan
Para analis memproyeksikan harga minyak tetap volatile selama ketegangan AS-Iran belum terselesaikan. Brent sempat mencapai di atas US$110 per barel sementara WTI melewati US$107 per barel akibat kebuntuan kesepakatan damai.

