Indosat Raih Pendapatan Rp 15,2 Triliun pada Kuartal I 2026
Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/ISAT) membukukan pendapatan sebesar Rp15,2 triliun pada kuartal I 2026, menjadi angka pendapatan kuartalan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.
Kinerja keuangan utama
Pendapatan kuartal I 2026 mencapai Rp15,2 triliun, naik sekitar 12% year‑on‑year (YoY) dari kuartal I 2025.
EBITDA meningkat sekitar 12–13% YoY menjadi sekitar Rp7,2 triliun, dengan margin EBITDA di sekitar 47–48%.
Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk berada di kisaran Rp1,49–1,5 triliun, tumbuh sekitar 13,7–26% YoY.
Motor pertumbuhan
Sebagian besar pendapatan masih berasal dari layanan seluler (sekitar 83–84%), didukung pertumbuhan data dan layanan digital.
Kenaikan average revenue per user (ARPU) sekitar 15% YoY dan peningkatan trafik data diikuti dengan strategi AI hyper‑personalization disebut sebagai pendorong utama pertumbuhan pendapatan.

