Insentif Kendaraan Listrik Kembali Ditunda, Pemerintah Masih Hitung Skema
Pemerintah kembali menunda pemberian insentif kendaraan listrik selama satu bulan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan penundaan itu masih terkait perhitungan yang belum selesai.
Purbaya menyampaikan keputusan tersebut saat ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2026). Ia menegaskan, “Insentif EV masih ditunda satu bulan lagi,” sambil menjelaskan bahwa ada perhitungan yang masih perlu dihitung.
Sebelumnya, pemerintah berencana memberikan insentif untuk 200 ribu kendaraan listrik, yang terdiri atas 100 ribu unit motor listrik dan 100 ribu unit mobil listrik. Namun, rencana itu belum juga dieksekusi karena pembahasan teknis dan fiskal masih berjalan.
Dampak Penundaan
Penundaan ini berpotensi membuat pelaku industri dan konsumen kembali menunggu kepastian kebijakan. Di sisi pasar, ketidakjelasan insentif bisa memengaruhi minat beli kendaraan listrik dalam jangka pendek.
Bagi industri, keputusan ini juga menjadi sinyal bahwa pemerintah masih berhati-hati dalam menakar dampak fiskal dari pemberian insentif. Artinya, kebijakan dorongan kendaraan listrik belum sepenuhnya final.

