Krom Bank Raih Laba Bersih Rp 70 Miliar Kuartal I-2026
PT Krom Bank Indonesia Tbk (kode saham: BBSI) membukukan laba bersih sekitar Rp 70 miliar pada kuartal I‑2026. Angka ini menunjukkan pertumbuhan laba hampir dua kali lipat dibanding periode yang sama tahun lalu, sejalan dengan percepatan penyaluran kredit dan ekspansi basis dana pihak ketiga.
Kinerja ini didorong oleh pertumbuhan kredit yang melonjak sekitar 98 persen year‑on‑year menjadi Rp 9,88 triliun pada akhir Maret 2026. Total aset bank juga meningkat sekitar 78 persen menjadi Rp 14,77 triliun, menandai penguatan fundamental keuangan Krom Bank sebagai salah satu bank digital yang fokus pada segmen milenial dan Gen Z.
Di sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat tumbuh sekitar 138 persen tahunan menjadi Rp 10,86 triliun. Peningkatan DPK tidak hanya memperkuat likuiditas, tetapi juga membuka ruang bagi bank untuk memperluas ekosistem layanan digital dan produk pembiayaan yang lebih inovatif.
Percepatan pertumbuhan kredit dan laba Krom Bank menjadi indikator bahwa model bisnis bank digital yang berbasis teknologi dan layanan tanpa cabang fisik masih memiliki ruang ekspansi besar di Indonesia. Namun, bank perlu tetap waspada terhadap risiko kredit dan kualitas aset, terutama di tengah potensi tekanan ekonomi makro dan persaingan dengan bank digital maupun fintech lain.
Dengan laba bersih Rp 70 miliar dan kinerja aset‑kredit yang melonjak, Krom Bank berada pada jalur yang kuat untuk memperkuat posisinya sebagai bank digital pilihan milenial dan Gen Z. Strategi ke depan akan sangat bergantung pada kombinasi antara pengelolaan risiko, ekspansi produk, dan peningkatan pengalaman nasabah digital.

