Kurs Dolar-Rupiah, Sabtu 16 Mei 2026, Dolar pada Rupiah Senilai Rp 17.602
| (Foto Kurs Dolar-Rupiah dari Bank BCA) |
Pada Sabtu, 16 Mei 2026, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) level Rp 17.602 per dolar AS. Angka ini melanjutkan tren pelemahan rupiah yang terdeteksi sejak awal Mei 2026, saat rupiah menembus batas psikologis Rp 17.500 per USD.
Fungsi Kurs Utama pada 16 Mei 2026
|
Jenis Kurs |
Nilai (per USD) |
|
Kurs pasar spot (yang dilaporkan) |
Rp 17.602 |
|
Kurs jual Bank BCA |
Rp 17.595 |
|
Kurs beli Bank BCA |
Rp 17.445 |
|
Kurs transaksi BI (11 Mei 2026) |
Rp 17.601,57 |
Rupiah jatuh 0,40% atau 69 poin pada pembukaan perdagangan 12 Mei 2026 ke level 17.483/USD, lalu terus melemah menuju 17.510/USD pada pukul 10.20 WIB.
Faktor Pendorong Pelemahan Rupiah
Pertumbuhan ekonomi Q1 2026 yang mencapai 5,61% tidak serta-merta memperkuat rupiah.
Tekanan pada pasar spot membuat rupiah terbuka di Rp 17.479/USD pada 12 Mei, kemudian tembus Rp 17.508/USD pukul 09:50 WIB.
Kebijakan Bank Indonesia pasca-beli SBN di pasar sekunder pada September 2025 masih memiliki dampak jangka panjang terhadap volatilitas mata uang.
Dampak bagi Masyarakat
Kurs Rp 17.602/USD berarti:
Importir mengeluarkan lebih banyak rupiah untuk membeli barang luar negeri.
Pelancong ke luar negeri menghadapi biaya lebih tinggi.
Eksportir mendapat keuntungan karena hasil ekspor dalam rupiah lebih besar.
Bank Indonesia terus memantau pergerakan ini dan siap intervene jika diperlukan untuk menstabilkan nilai tukar rupiah.

