Laba Bersih CDIA Melonjak Jadi USD121,05 Juta Sepanjang 2025
Emiten di bawah naungan Prajogo Pangestu ini berhasil membukukan laba bersih sebesar US$ 121 juta sepanjang tahun 2025, yang mencerminkan lonjakan tajam sebesar 285% dibandingkan tahun sebelumnya.
Pertumbuhan Kinerja Keuangan 2025
Pertumbuhan positif CDIA terlihat dari peningkatan pendapatan bersih sebesar 44,77% secara tahunan (year-on-year), mencapai US$ 148,03 juta dibandingkan US$ 102,25 juta pada tahun 2024. Kenaikan ini juga diikuti oleh efisiensi yang solid di tingkat laba kotor, yang melonjak 238,01% menjadi US$ 35,39 juta.
|
Indikator Keuangan |
Pencapaian 2025 (US$) |
Pertumbuhan (YoY) |
|
Pendapatan |
148,03 juta |
44,77% |
|
Laba Kotor |
35,39 juta |
238,01% |
|
Laba Bersih |
121 juta |
285% |
Faktor Pendorong Kinerja
Lonjakan kinerja perusahaan didorong oleh beberapa faktor kunci, termasuk pertumbuhan yang kuat pada berbagai segmen bisnis dan pendapatan non-operasional. Segmen logistik, energi, serta pelabuhan dan penyimpanan menjadi kontributor utama yang mendukung pendapatan operasional perusahaan sepanjang tahun.
Selain itu, CDIA mencatat kenaikan signifikan pada pendapatan keuangan serta keuntungan bersih lainnya yang mencapai 1.524,04% menjadi US$ 76,33 juta. Tren positif ini berlanjut hingga awal tahun 2026, di mana perseroan melaporkan perolehan adjusted EBITDA sebesar US$ 14,1 juta pada kuartal pertama dengan kondisi likuiditas yang tetap solid.

