Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Selasa 5 Mei 2026
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Selasa ini di level 6.968, turun sekitar 0,2% dari penutupan Senin kemarin di 6.971,95. Pergerakan labil ini dipengaruhi aksi jual investor asing dan sentimen global, meski transaksi pagi hari mencapai Rp1-2 triliun.
Pergerakan IHSG Pagi Ini
IHSG sempat menyentuh level terendah 6.958,1 pagi ini pukul 09:00 WIB, dengan top losers dari LQ45 seperti ASII, JPFA, dan MAPI. Support utama berada di 6.850-6.900, sementara resistance di 7.000-7.090. Kemarin, indeks naik tipis 0,22% didorong saham perbankan dan telekomunikasi, tapi net sell asing Rp791 miliar menekan.
Rupiah bergerak di Rp17.385 per USD, menambah volatilitas pasar di tengah efek "sell in May" dan data inflasi global.
Faktor Penggerak Pasar
Sentimen Eksternal: Tekanan dari Wall Street dan pelemahan rupiah akibat dolar AS kuat di Rp17.300-an.
Investor Asing: Jual bersih berkelanjutan, fokus pada rotasi ke aset aman.
Sektor Unggulan: Energi dan logistik bertahan, sementara perbankan dan konsumsi tertekan.
Rekomendasi Saham Potensial Cuan
| (Foto Saham CDIA dari Google Finansial) |
|
Kode Saham |
Sektor |
Rekomendasi (Entry -
Target) |
Alasan Potensial |
|
CDIA |
Logistik |
Buy 1000-1050 (1070-1100) |
Momentum rebound, volume tinggi |
|
AKRA |
Energi |
Buy 1530-1550 (1600-1660) |
Dukungan teknikal kuat |
|
INDY |
Semen |
Buy 3650-3700 (3720-3770) |
Prospek infrastruktur |
|
ENRG |
Energi |
Buy 1680-1710 (1735-1760) |
Harga komoditas stabil |
|
PTBA |
Batubara |
Buy 2920-2950 (3000-3060) |
Demand ekspor naik |
|
SGER |
Gas |
Buy 386-390 (396-404) |
Valuasi undervalued |
|
BULL |
Energi |
Buy on weakness |
Oversold, potensi bounce |
|
MEDC |
Migas |
Trading buy |
Berita eksplorasi positif |
Analis lain sebut SSIA (target 2.000), CPIN (4.260), dan MAPI (1.410) berpeluang di awal Mei.
Disclaimer: Informasi ini berdasarkan proyeksi analis dan bukan saran investasi. Pantau data real-time BEI, konsultasikan dengan sekuritas, dan pertimbangkan risiko volatilitas pasar.

