LPS Pastikan Fluktuasi Rupiah Tidak Berpengaruh pada Pertumbuhan Simpanan Bank
LPS menegaskan fluktuasi rupiah tidak berdampak pada pertumbuhan simpanan bank. Menurut Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu, pola pertumbuhan simpanan masih normal dan tidak ada pengaruh dari gejolak global.
Angka yang disebut LPS
Simpanan di bawah Rp100 juta tumbuh 1,84% year-on-year.
Simpanan di atas Rp5 miliar tumbuh 21,6% yoy per Maret 2026, terutama karena penempatan dana SAL pemerintah di bank Himbara.
Tanpa dana pemerintah, kelompok simpanan di atas Rp5 miliar masih tumbuh 9,6% yoy.
Secara agregat, DPK tumbuh 13,57% per Maret 2026.
Inti pesannya
LPS ingin menenangkan masyarakat bahwa pelemahan rupiah atau gejolak global tidak mengubah perilaku menabung di perbankan.
Dengan kata lain, pertumbuhan simpanan masih dianggap sehat, bukan terdorong oleh tekanan kurs.
Konteks tambahan
LPS juga menyebut porsi simpanan di bawah Rp100 juta sebesar 11,26% dari total simpanan, sedangkan saldo di atas Rp5 miliar mencapai 57,88%.
Artinya, pertumbuhan simpanan terbesar masih berasal dari kelompok saldo tinggi, meski tetap ada pertumbuhan organik di luar faktor dana pemerintah.

