Pertamina Jajaki Kerja Sama Teknologi Migas dengan EOG Resources
Pertamina sedang menjajaki penguatan kerja sama strategis dengan EOG Resources untuk mengembangkan migas non-konvensional, dengan fokus pada teknologi seperti horizontal drilling, multi-stage hydraulic fracturing, dan optimasi desain fraktur. Pertemuan itu juga membahas dukungan kebijakan agar pengembangan reservoir non-konvensional bisa lebih cepat dan menarik bagi investasi.
Inti kerja sama
Pertamina ingin memperkuat kapabilitas teknologi dan pengetahuan untuk mengoptimalkan produksi hulu migas secara berkelanjutan. EOG Resources dipandang relevan karena pengalaman panjangnya dalam pengembangan shale dan tight reservoir.
Kerja sama ini diarahkan untuk membuka potensi migas non-konvensional yang selama ini belum tergarap optimal di Indonesia. Bagi Pertamina, kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari strategi menjaga ketahanan energi nasional di tengah kebutuhan energi domestik yang terus meningkat.
Latar sebelumnya
Pembahasan serupa sebenarnya sudah muncul sejak beberapa tahun lalu, termasuk penjajakan kerja sama Pertamina–EOG untuk mempercepat pengembangan MNK di Rokan. Pada 2025, Pertamina juga mengaitkan kerja sama dengan EOG untuk memaksimalkan ekstraksi minyak non-konvensional di Indonesia.

