Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Senin 4 Mei 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Senin 4 Mei 2026

Hari ini, Senin 4 Mei 2026, IHSG dibuka menguat dan sempat kembali menyentuh level 7.000, meski masih bergerak dengan volatilitas tinggi dan tekanan jual di beberapa sesi.

Pergerakan IHSG Hari Ini

IHSG dibuka kuat di zona hijau sekitar level 7.041, naik sekitar 1,2% dibanding penutupan sebelumnya yang ada di 6.956,80.

Sejumlah riset memproyeksikan IHSG hari ini bergerak cenderung sideways dengan rentang support–resistance sekitar 6.870–7.000, sehingga potensi koreksi masih terbuka jika sentimen global dan data ekonomi domestik dirilis kurang optimistis.

Rekomendasi Saham Hari Ini (4 Mei 2026)

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Senin 4 Mei 2026
(Foto Saham BBCA dari Google Finansial)
Berikut beberapa rekomendasi saham yang sering disorot analis untuk perdagangan Senin ini, dengan catatan gunakan risk‑management (stop‑loss dan target) sesuai strategi Anda:

Blue‑chip & siklus

BBCA (Bank Central Asia) – Disebut sebagai saham yang bisa dipertimbangkan sebagai buy on weakness atau core holding untuk jangka menengah–panjang.

ANTM (Aneka Tambang) – Rekomendasi buy on weakness di area tertentu, dengan level support dan target teknikal yang ditetapkan analis sebagai batas entry maupun target.

Infrastruktur & batu bara

BNBR (Barito Nova) – Beberapa sekuritas merekomendasikan buy di kisaran sekitar 208–215, dengan target 224–232 (gaya trading/spec buy).

ITMG (Indo Tambangraya Megah) – Direkomendasikan trading buy di kisaran tertentu (misalnya sekitar 26.175–26.650) dengan target 27.025–27.625.

ADRO (Adaro Energy) – Masuk daftar rekomendasi trading buy dengan rentang entry dan target harga yang sempit, mengacu pada pola teknikal.

Sektor berisiko lebih tinggi (speculative play)

ENRG – Rekomendasi spec buy di area 1.660–1.700, cut‑loss di bawah 1.620, target dekat 1.720–1.765.

BWPT (Eagle High Plantations) – Rekomendasi spec buy di 130–134, cut‑loss di bawah 129, target dekat 140–147.

Catatan Singkat untuk Investor

IHSG masih rawan terkoreksi karena tekanan global (data AS, harga komoditas) dan rilis data inflasi serta neraca perdagangan Indonesia.

Untuk rekomendasi di atas, sebaiknya:

Gunakan stop‑loss untuk saham speculative (ENRG, BWPT, BNBR, ITMG).

Gunakan averaging atau buy on weakness untuk saham blue‑chip (BBCA, ANTM, ADRO) jika ingin gaya jangka menengah.

 

Next Post Previous Post