Samsung Patenkan Dua Desain Phone Rollable, Salah Satu Layar Lunak Tersembunyi Completely di Dalam
Samsung kembali menarik perhatian industri gadget dengan dua konsep smartphone layar gulung (rollable) yang baru dipatenkan. Paten terbaru ini menunjukkan perusahaan elektronik asal Korea Selatan tersebut masih serius mengembangkan teknologi ponsel dengan layar yang dapat diperluas tanpa mekanisme lipat seperti Galaxy Z Fold.
Dua Konsep Rollable Phone yang Dipatenkan
Berdasarkan dokumen paten yang ditemukan oleh WearView dan dilaporkan GizmoChina, Samsung mendaftarkan dua desain smartphone layar gulung dengan mekanisme geser pada Mei 2026.
Desain Pertama: Layar Meluas Horizontal
Konsep pertama menampilkan smartphone yang sekilas terlihat seperti ponsel biasa. Perbedaan utamanya adalah layar perangkat dapat diperluas secara horizontal saat ditarik, memberikan area tampilan yang jauh lebih besar.
Desain ini menggunakan mekanisme geser untuk memperluas layar, dengan tampilan visual yang lebih mendekati Galaxy Z Fold7 daripada Galaxy S26. Setelah disembunyikan, perangkat mendapatkan area kerja lebih luas yang dapat dimanfaatkan untuk multitasking, gaming, dan menonton video.
Desain Kedua: Layar Completely Tersembunyi di Dalam Bodi
Konsep kedua tampil lebih futuristik dan inovatif. Dalam kondisi normal atau tertutup, layar perangkat sepenuhnya tersembunyi di dalam bodi smartphone.
Saat sisi perangkat ditarik, panel layar akan bergeser keluar dan memperlihatkan tampilan yang lebih luas. Desain ini memiliki keunggulan utama: menampilkan seluruh ponsel dalam bodi yang tertutup seperti laci, artinya bagian belakang layar fleksibel tidak terpapar.
Tujuan desain ini adalah untuk mengurangi kerusakan pada modul layar dengan menyembunyikan sepenuhnya display saat tidak digunakan.
Fitur Sensor Canggih
Paten Samsung juga menyebutkan adanya sensor yang mampu:
- Mendeteksi tingkat pembukaan layar
- Mengukur kecepatan gerakan tarik/gulung
- Memastikan antarmuka sistem dan aplikasi menampilkan konten dengan benar sesuai ukuran layar
Masih Tahap Paten, Belum Produk Komersial
Penting untuk ditekankan bahwa ini hanya pengajuan paten pada tahap ini, dan belum tentu akan menjadi produk komersial. Samsung sering mengajukan paten untuk berbagai produk, namun banyak konsep serupa tidak pernah mencapai produksi massal.
Dokumen paten berjudul "ELECTRONIC DEVICE CAPABLE OF FOLDING AND SLIDING OPERATIONS" ini memberikan wawasan tentang pekerjaan pengembangan yang sedang dilakukan Samsung, tetapi tidak menjamin ponsel rollable akan benar-benar diproduksi.
Konteks Pengembangan Foldable Samsung
Samsung termasuk salah satu厂商 pertama yang meluncurkan ponsel lipat mainstream dengan Galaxy Fold, meski jalan menuju peluncuran tidak mulus. Namun, ini melahirkan seri Z Fold dan Z Flip yang populer.
Pertanyaan sekarang: bagaimana bentuk evolusi ponsel setelah foldable? Layar rollable mungkin menjadi arah baru. Paten ini menunjukkan Samsung belum melepaskan mimpi ponsel rollable, meskipun sudah dominan di pasar foldable saat ini.
Implikasi untuk Industri Gadget
Jika dikembangkan menjadi produk komersial, desain rollable dengan layar tersembunyi completely ini bisa menjadi pengganti Galaxy Z Fold yang lebih praktis dan futuristik. Keunggulan utamanya adalah perlindungan layar yang lebih baik dari benturan dan goresan saat dalam keadaan kompak.
Namun, banyak tantangan teknis masih harus diatasi sebelum teknologi ini siap untuk produksi massal, termasuk daya tahan mekanisme geser, biaya produksi, dan optimisasi software untuk layar yang berubah ukuran dinamis.

