Shopee Alokasikan Rp100 Miliar Dukung Penjual Produk Lokal
Shopee Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat usaha lokal dengan menggelontorkan dukungan lebih dari Rp100 miliar sejak awal tahun 2026 melalui berbagai bentuk voucher dan insentif untuk seller berbasis produk buatan Indonesia.
Program ini dirancang untuk menjaga daya beli masyarakat terhadap barang lokal sekaligus membantu UMKM meningkatkan transaksi di tengah persaingan e‑commerce yang semakin ketat.
Dukungan keuangan dan insentif untuk UMKM
Dari Januari hingga Mei 2026, Shopee telah mengalokasikan lebih dari Rp100 miliar dalam bentuk voucher toko dan voucher kampanye yang ditujukan khusus untuk penjual produk lokal. Insentif ini tidak hanya berupa potongan harga bagi pembeli, tetapi juga membantu meningkatkan traffic toko dan memperbesar peluang usaha lokal untuk menjangkau pasar nasional.
Di tahun sebelumnya (2025), Shopee juga tercatat menggelontorkan sekitar Rp165 miliar dalam berbagai bentuk insentif serupa untuk mendorong penjualan produk lokal.
Program Voucher Akselerasi Usaha Lokal
Sebagai langkah lanjutan, Shopee Indonesia meluncurkan program Voucher Akselerasi Usaha Lokal yang berlaku mulai 17 Mei 2026.
Program ini ditujukan bagi penjual yang 100% menjual produk buatan Indonesia dan diharapkan mampu meningkatkan daya saing usaha lokal di platform e‑commerce. Penjual yang memenuhi syarat akan menerima voucher senilai Rp500.000 per toko setiap bulan, yang dapat langsung digunakan untuk menarik pembeli dan memperbesar volume transaksi.
Komitmen jangka panjang terhadap produk lokal
Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Shopee untuk menjadikan produk lokal sebagai pilar utama di platformnya. Sebelumnya, Shopee telah menyatakan bahwa sekitar 93% penjualan di platformnya berasal dari barang lokal, yang menunjukkan bahwa mayoritas pelaku usaha di sana adalah pelaku UMKM dan brand nasional.
Dengan dukungan finansial berkelanjutan, insentif voucher, dan kampanye khusus seperti ShopeePilihLokal, Shopee berupaya memperkuat posisinya sebagai motor pertumbuhan bisnis UMKM dan brand lokal di Indonesia.

