WIKA Masuk Fase Stabilizing dengan Pengurangan Utang Efektif

WIKA Masuk Fase Stabilizing dengan Pengurangan Utang Efektif

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) terus fokus memperkuat fundamental keuangan dengan menurunkan utang secara signifikan sepanjang tahun buku 2025. Strategi ini mencakup pengurangan utang berbunga dan utang mitra kerja melalui efisiensi operasional serta percepatan penagihan piutang.

Strategi Penyehatan Keuangan

WIKA menerapkan delapan substream penyehatan sejak 2023, termasuk restrukturisasi keuangan yang selesai pada Februari 2024. Perusahaan berhasil membayar utang obligasi sukuk dan kreditur perbankan senilai Rp5,60 triliun dari Q2 2024 hingga Q2 2025 menggunakan kas operasional. Selain itu, piutang usaha turun Rp1,33 triliun berkat Divisi Asset Management dan proses litigasi.

Capaian Utang Sepanjang 2025

Pada kuartal I-2025, WIKA memangkas utang Rp1,47 triliun dibandingkan 2024. Hingga kuartal III-2025, pengurangan mencapai Rp3,12 triliun, dengan utang berbunga turun Rp2,20 triliun dan utang mitra kerja Rp924,58 miliar. Efektivitas perputaran piutang membaik menjadi 127 hari dari 142 hari, sementara pembayaran utang 158 hari dari 196 hari.

Dampak pada Likuiditas

Upaya ini meningkatkan likuiditas melalui pemilihan proyek berbasis pembayaran bulanan dan penurunan biaya operasional Rp18 miliar per bulan via digitalisasi serta Negative Employee Growth. Penjualan kuartal I-2025 capai Rp4,84 triliun dari proyek non-KSO dan KSO. Langkah-langkah ini menempatkan WIKA di fase stabilizing dengan fundamental kas yang lebih kuat.

 

Next Post Previous Post