TAPG Tetapkan Dividen Final Rp91 Per Lembar, Yield Sentuh 6,06%

TAPG Tetapkan Dividen Final Rp91 Per Lembar, Yield Sentuh 6,06%
PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG), emiten sawit milik konglomerat Theodore Permadi Rachmat (TP Rachmat), resmi menetapkan pembagian dividen final sebesar Rp91 per lembar saham. Total nilai dividen final yang dibagikan mencapai Rp1,81 triliun setelah mendapat persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

Dividen Final TAPG

Keterangan

Tanggal

RUPST diselenggarakan

Jumat, 22 Mei 2026

Pengumuman hasil RUPST

Senin, 26 Mei 2026

Cum date (pasar reguler & negosiasi)

3 Juni 2026

Ex date (pasar reguler & negosiasi)

4 Juni 2026

Cum date (pasar tunai)

5 Juni 2026

Ex date (pasar tunai)

8 Juni 2026

Recording date (DPS)

5 Juni 2026

Tanggal pembayaran dividen

Pertengahan Juni 2026

Total Dividen Tahun Buku 2025 Rp141 per Saham

Sebelum dividen final, TAPG telah membagikan dividen interim yang membuat total dividen Tahun Buku 2025 mencapai Rp141 per saham. Dengan demikian total alokasi dividen untuk 2025 mencapai sekitar Rp3,58 triliun jika digabung interim dan final.

Dividen final ini memberikan dividend yield sekitar 6,06% bagi investor yang memegang saham hingga cum date.

Kepemilikan TP Rachmat

TAPG Tetapkan Dividen Final Rp91 Per Lembar, Yield Sentuh 6,06%
(Foto Saham TAPG dari Google Finansial)
TP Rachmat sebagai pemilik grup Triputra akan meraih keuntungan miliaran rupiah dari dividen ini. Pada Agustus 2025, ia tercatat mengurangi kepemilikan saham TAPG sebanyak 4,03 juta lembar, namun tetap mempertahankan posisi sebagai pemegang saham utama.

Catatan untuk Investor

Bagi investor yang ingin mendapat hak dividen final TAPG:

Beli saham sebelum atau pada 3 Juni 2026 (cum date pasar reguler)

Pastikan saham tercatat di rekening efek sebelum recording date 5 Juni 2026

Dividen akan masuk ke rekening setelah pertengahan Juni 2026

Dividen ini merupakan salah satu yang terbesar di sektor pertanian/plantasi dan menjadi daya tarik bagi investor yang mencari income dari saham dividen di Bursa Efek Indonesia.

Next Post Previous Post