Update Harga Emas Dunia: USD 4.540/Ounce pada Minggu, 17 Mei 2026
Harga emas dunia mengalami penurunan pada perdagangan akhir pekan ini. Pada Minggu, 17 Mei 2026, harga emas tercatat di sekitar USD 4.540–4.547 per ounce, setelah turun sekitar 2% pada hari Jumat (16/5/2026) menjadi USD 4.556,46 per ounce.
Penurunan Dalam Sepekan
| (Foto Harga Emas Dunia dari TradingView) |
Faktor Pendorong Penurunan
Penurunan harga emas didorong oleh beberapa faktor utama:
|
Faktor |
Pengaruh |
|
Menguatnya dolar AS |
Membuat emas lebih mahal bagi investor non-USD |
|
Naiknya imbal hasil obligasi AS |
Mengurangi daya tarik emas sebagai aset tanpa bunga |
|
Tekanan pasar global |
Harga emas berada di bawah tekanan setelah sempat menyentuh rekor
tertinggi awal pekan |
Sesaat sebelum penurunan, harga emas sempat menyentuh puncak sekitar USD 4.734 per ounce pada awal pekan ini.
Harga Emas di Indonesia
Penurunan harga emas global tercermin juga di pasar dalam negeri. Pada 17 Mei 2026, harga emas di Pegadaian untuk seluruh produk turun lagi:
|
Merk |
Harga per Gram
(17/5/2026) |
|
Antam |
Rp 2.793.000 |
|
UBS |
Rp 2.866.000 |
|
Galeri24 |
Rp 2.764.000 |
Harga ini lebih rendah dibandingkan hari Sabtu (16/5), di mana Antam sebelumnya dijual di Rp 2.918.000 per gram.
Outlook Jangka Pendek
Analis memperkirakan harga emas masih mungkin berfluktuasi dalam jangka pendek. Jika dolar AS tetap kuat dan imbal hasil obligasi AS terus naik, tekanan penurunan pada emas dapat berlanjut. Namun, emas tetap menjadi aset safe haven yang menarik di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global.
Bagi investor, kondisi ini bisa menjadi peluang untuk membeli emas di harga lebih rendah, namun tetap perlu mempertimbangkan profil risiko dan tujuan investasi jangka panjang.

