Bitcoin Anjlok di Bawah USD 66.000, Saham Global Tembus Rekor Tertinggi

 

Bitcoin Anjlok di Bawah USD 66.000, Saham Global Tembus Rekor Tertinggi

Bitcoin (BTC) mengalami penurunan tajam hingga di bawah USD 66.000 pada Rabu (3 Juni 2026), justru saat pasar saham global mencapai level tertinggi baru. Aset kripto terbesar ini turun 6,4% dalam 24 jam menjadi rendah 24-jam sebesar USD 65.708, dan turun 12,3% dalam seminggu.

Fakta Kunci Penurunan Bitcoin

Metrik

Nilai

Harga terendah 24 jam

USD 65.708

Penurunan 24 jam

-6,4%

Penurunan mingguan

-12,3%

Rentang perdagangan

USD 5.200 (dari USD 70.907 tinggi)

Liquidasi kripto total

USD 1,86 miliar dalam 24 jam

Liquidasi Bitcoin saja

USD 896,40 juta

Kripto Lain Juga Terimbas

Bitcoin Anjlok di Bawah USD 66.000, Saham Global Tembus Rekor Tertinggi
(Foto Harga ETH dari TradingView)
Penjualan masif juga menimpa aset kripto lainnya:

Ethereum (ETH): Turun 7,9% menjadi USD 1.839, penurunan mingguan 11,1%

Solana (SOL): Anjlok 9,0% ke USD 73,25

BNB: Kehilangan 7,8% menjadi USD 636

Dogecoin (DOGE): Turun 8,3% ke USD 0,0921

Tron (TRX): Turun 3,4% ke USD 0,3297

Satu-satunya outlier hijau di 10 besar adalah Hyperliquid's HYPE yang masih naik 19,9% mingguannya ke USD 71,98.

Penyebab Penurunan

Beberapa faktor utama yang memicusell-off kripto:

ETF Bitcoin Spot terus mengalami outflow rekor – Telah melewati USD 3,2 miliar

Strategy (MSTR) menjual Bitcoin pertamanya dalam beberapa tahun

Transfer Mt. Gox USD 739 juta ke dompet baru menimbulkan kekhawatiran supply

Negosiasi gencatan senjata AS-Iran mandek – Minyak Brent naik ketiga hari berturut-turut

Saham AI dan teknologi menarik likuiditas – Indeks Semiconductor Philadelphia naik hampir 6% ke rekor

IPO blockbuster SpaceX yang dicari USD 135/saham untukvaluasi USD 75 miliar

Bitcoin mengalami divergensi paling tajam dengan saham sejak 2019, dengan kesenjangan 70 poin persentase menguntungkan saham.

Level Teknis Penting

Dukungan immediat: USD 65.000

Jika tembus bawah: Target USD 60.000 masuk fokus

Jika bertahan: Peluang bounce relief setelah positioning overleverage tercuci

Support berikutnya menurut QCP: USD 63.000-63.500, lalu USD 62.000, kemudian USD 60.000

Analis BTIG Jonathan Krinsky menekankan Bitcoin perlu bertahan di sekitar USD 65.000 sebagai "last line of defense" sebelum lows tahun ini sekitar USD 60.000.

Konteks Pasar

Penurunan ini melengkapi minggu bearish bagi kripto, terjadi justru saat MSCI All Country World Index mencatat tertinggi baru didorong rally AI, dan pasar Jepang Nikkei 225 juga mencapai rekor. Bitcoin kini berada di titik terendah sejak Februari 2026 dan berpotensi mengalami bulan kelima berturut-turut dengan kerugian.
Artikel ini bertujuan informatif dan bukan saran finansial, hukum, atau pajak. Lakukan riset sendiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Next Post Previous Post