Dari Modal Kecil ke Pasar Mancanegara: Kisah Sukses Jakarta Candle
Jakarta Candle adalah contoh UMKM yang berhasil tumbuh dari usaha kecil menjadi merek yang dikenal hingga ke luar negeri. Berawal dari modal terbatas, usaha lilin hias ini membuktikan bahwa produk sederhana pun bisa punya nilai besar jika dikelola dengan tepat.
Didirikan oleh Dhanu Trapsilo dan Yulianah, Jakarta Candle mulai berkembang melalui produksi skala kecil dengan memanfaatkan bahan baku lokal, termasuk limbah sawit. Inovasi bahan dan desain membuat produk mereka berbeda dari lilin biasa, sehingga lebih menarik untuk pasar dekorasi dan suvenir.
Perkembangan usaha ini tidak lepas dari dukungan pembiayaan KUR BRI. Dengan akses modal tersebut, Jakarta Candle bisa meningkatkan kapasitas produksi, membeli bahan baku lebih efisien, dan memperluas jangkauan pasar. Dukungan pembinaan juga membantu pelaku usaha ini menata bisnis agar lebih siap bersaing.
Dari sisi produk, Jakarta Candle terus berinovasi dengan menghadirkan lilin aromaterapi, lilin bermotif batik, hingga produk untuk kebutuhan restoran dan acara pernikahan. Keunikan desain dan aroma menjadi daya tarik utama yang membuat produknya diminati konsumen luar negeri seperti Australia, Singapura, Malaysia, dan Dubai.
Kisah Jakarta Candle menunjukkan bahwa UMKM bisa naik kelas jika memiliki tiga hal penting: inovasi produk, pengelolaan usaha yang baik, dan keberanian memanfaatkan peluang pembiayaan. Dari usaha kecil, mereka berhasil membuktikan bahwa produk lokal Indonesia mampu bersaing di pasar global.

