FTSE Russell Konfirmasi Depak DSSA, GOTO, Sampai NCKL dari Indeks
FTSE Russell resmi mengeluarkan delapan saham Indonesia dari indeks globalnya dalam tinjauan periode Juni 2026, termasuk DSSA, GOTO, dan NCKL, tanpa menambahkan emiten baru dari Indonesia. Perubahan ini efektif berlaku mulai 22 Juni 2026.
Daftar Saham yang Didepak
| Kasta Indeks | Saham yang Didepak | Kode Saham |
|---|---|---|
| Large Cap | PT Dian Swastatika Sentosa Tbk | DSSA |
| Mid Cap | PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk | GOTO |
| Mid Cap | PT Trimegah Bangun Persada Tbk | NCKL |
| Micro Cap | PT Daaz Bara Lestari Tbk | DAAZ |
| Micro Cap | PT Hillcon Tbk | HILL |
| Micro Cap | PT Mulia Industrindo Tbk | MLIA |
| Micro Cap | PT BUMA Internasional Grup Tbk | DOID |
| Micro Cap | PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk | CNMA |
Penyebab Depakan
DSSA: Keluar dari indeks Large Cap karena masalah kepemilikan
GOTO dan NCKL: Dipindahkan ke ineligible board dari FTSE Global Equity Index Series (GEIS) Mid Cap Index karena tidak memenuhi persyaratan
DOID dan CNMA: Dihapus dari GEIS Micro Cap Index karena kegagalan memenuhi persyaratan free float dan struktur kepemilikan terlalu terkonsentrasi
DAAZ, HILL, MLIA: Dikeuarkan dari indeks Micro Cap karena perpindahan ke papan perdagangan yang tidak memenuhi kriteria indeks.
Dampak untuk Investor
Keputusan ini berarti 8 emiten Indonesia kini tidak lagi dapat diakses indeks global FTSE Russell, yang berpotensi mengurangi aliran dana investasi asing ke saham-saham tersebut. Hingga Juni 2026, tidak ada saham Indonesia baru yang ditambahkan ke indeks FTSE Russell.
Perubahan ini menandai bersihnya daftar indeks FTSE Russell dari emiten Indonesia tanpa penambahan satu paha baru, menunjukkan tantangan bagi pasar saham Indonesia dalam memenuhi kriteria indeks global.

