Penyaluran KUR BRI Capai Rp 84,36 Triliun per Mei 2026, Sektor Pertanian Jadi Primadona

 

Penyaluran KUR BRI Capai Rp 84,36 Triliun per Mei 2026, Sektor Pertanian Jadi Primadona

Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 84,36 triliun hingga Mei 2026, setara dengan 46,86% dari total alokasi KUR BRI tahun 2026 yang mencapai Rp 180 triliun.

Baca Juga: Pinjaman KUR BRI 2026: Panduan Lengkap Syarat dan Tabel Cicilan Terbaru

Dominasi Sektor Produktif, Pertanian 

Penyaluran KUR BRI didominasi sektor produktif dengan porsi mencapai 66,47%, sementara sektor pertanian menjadi primadona sebagai kontributor terbesar.

Berikut perbandingan kinerja penyaluran KUR BRI:

Periode

Total Penyaluran

Debitur

Jan–Mei 2026

Rp 84,36 triliun

1,3 juta

Jan–Apr 2026

Rp 65,95 triliun

1,3 juta

Des 2025 (kumulatif tahun)

Rp 178,08 triliun

3,8 juta

Mei 2025

Rp 69,8 triliun

8,29 juta


Rekam Jejak Sejak 2015

Secara kumulatif sejak 2015 hingga Mei 2026, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp 1.520 triliun kepada lebih dari 48,1 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Komitmen BRI terhadap UMKM

Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, mengungkapkan bahwa realisasi penyaluran Rp 84,36 triliun mencerminkan komitmen BRI dalam memperkuat sektor pertanian dan UMKM nasional. KUR ini membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah meningkatkan produktivitas dan perekonomian.

Dengan kuota KUR nasional Rp 320 triliun yang masih tersedia, BRI terus membuka peluang bagi lebih banyak UMKM untuk mengakses kredit usaha rakyat dengan bunga 6% per tahun.

Next Post Previous Post