IPO Rp 683 Miliar: JECX Siap Ekspansi Fasilitas Kesehatan Mata Berstandar Internasional
PT Nitrasanata Dharma, pengelola jaringan JEC Eye Hospitals & Clinics, resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum saham perdana (IPO) dengan kode emiten JECX. IPO ini menargetkan penghimpunan dana sebesar Rp 683,17 miliar untuk mendukung ekspansi fasilitas kesehatan mata di Indonesia.
Rincian IPO JECX
|
Aspek |
Detail |
|
Kode Emiten |
JECX |
|
Target Dana |
Rp 683,17 miliar |
|
Harga Penawaran |
Rp 1.200–Rp 1.400 per saham |
|
Jumlah Saham |
Hingga 487,98 juta saham (15% modal pasca-IPO) |
|
Komposisi |
10% saham baru + 5% divestasi pemegang lama |
|
Saham Baru |
Rp 455,45 miliar |
|
Saham Divestasi |
Rp 227,73 miliar |
|
Underwriter |
Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (LG) |
Alokasi Dana dan Tujuan Ekspansi
Dari porsi saham baru, sekitar Rp 455,45 miliar akan digunakan untuk:
Ekspansi klinik mata baru
Pengembangan layanan kesehatan mata yang lebih lengkap
IPO ini memperkuat posisi JEC yang telah berdiri sejak 1984, kini didukung oleh Electromedia Mitra Bersama (EMTK) melalui Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) yang memegang 28% kepemilikan.
Profil JEC Eye Hospitals & Clinics
JEC mengoperasikan 7 fasilitas perawatan mata di Jakarta, termasuk:
JEC Eye Hospital @ Menteng
JEC Eye Hospital @ Kedoya
JEC Primasana @ Tanjung Priok
Perusahaan ini menargetkan perluasan fasilitas medis berstandar internasional untuk menjawab kebutuhan layanan mata yang terus meningkat di Indonesia.
Tanggal IPO
Aksi korporasi IPO Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) dijadwalkan dilaksanakan pada 7 Juli 2026. Kehadiran JECX menambah daftar perusahaan tercatat di BEI, yang hingga pertengahan 2026 baru bertambah satu emiten.
IPO ini merupakan langkah strategis JEC dalam mengakses modal publik untuk accelerating ekspansi dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan mata di Indonesia.

