Pemerintah Yakin RI Bertahan di Kategori "Emerging Market"
Alasan Utama Indonesia Tetap di Emerging Market
Menurut Hans Kwee, Co-Founder PasarDana dan praktisi pasar modal, terdapat beberapa alasan kuat yang membuat Indonesia aman dari risiko penurunan status:
|
Faktor |
Keterangan |
|
Ukuran Ekonomi |
Ukuran ekonomi dan pasar modal Indonesia masih jauh lebih besar
dibanding banyak negara berkembang lainnya |
|
Kondisi Bursa Solid |
Kondisi ekonomi dan bursa saham Indonesia saat ini masih cukup solid |
|
Jumlah Saham Qualifying |
Indonesia memiliki 2 saham yang memenuhi kriteria qualifying stocks,
melampaui ambang minimum 1 saham yang dipersyaratkan untuk tetap di Emerging
Market |
|
Indikator Ekonomi |
Semua indikator menunjukkan Indonesia akan tetap berada di Emerging
Market |
"Hanya dengan 2 qualifying stocks, Indonesia kami perkirakan akan dipertahankan statusnya di Emerging Market," menjelaskan analisis yang disampaikan dalam laporan.
Penilaian MSCI terhadap Aksesibilitas Pasar Indonesia
Dalam MSCI Global Market Accessibility Review 2026 yang dirilis pada 19 Juni 2026, MSCI mempertahankan klasifikasi Indonesia sebagai emerging market namun menurunkan penilaian pada satu aspek:
Information Flow (Arus Informasi): Peringkat turun dari "+" menjadi "-"
Sebelumnya: "no major issues with room to improve"
Sekarang: "improvements needed"
MSCI juga menyoroti transparansi pasar RI, termasuk keterbukaan tentang pemegang saham 1%, kerangka high shareholding concentration, dan roadmap free float 15% yang seharusnya cukup untuk mempertahankan klasifikasi.
Dampak untuk Pasar Keuangan Domestik
Keputusan MSCI untuk mempertahankan Indonesia dalam kategori Emerging Market memberikan beberapa manfaat penting:
Kepastian bagi pasar keuangan domestik
Menjaga daya tarik Indonesia di mata investor global
Menghindari risiko penurunan status menjadi frontier market*
"Hans pun menilai Indonesia tidak mungkin turun ke Frontier Market pada MSCI Market Classification Review 23 Juni," analisis pasar.
Kesimpulan
Dengan ukuran ekonomi yang solid, jumlah qualifying stocks yang memenuhi syarat, dan kondisi bursa yang baik, Indonesia diprediksi aman dari penurunan status ke Frontier Market. Meskipun MSCI menurunkan penilaian pada aspek information flow, hal ini tidak mengubah keputusan utama untuk mempertahankan Indonesia di kategori Emerging Market.
Keputusan ini memberikan kepastian bagi investor dan menjaga stabilitas pasar keuangan domestik di tengah dinamika global.

