MBMA Realisasi Buyback Rp237 Miliar dari Rencana Rp1,7 Triliun

MBMA Realisasi Buyback Rp237 Miliar dari Rencana Rp1,7 Triliun

PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), emiten milik Boy Thohir, berhasil merealisasikan pembelian kembali saham (buyback) sebesar Rp237,61 miliar dari rencana maksimal Rp1,7 triliun yang diumumkan pada Maret 2026.

Fakta Kunci Buyback MBMA

Aspek

Rencana

Realisasi

Dana buyback

Rp1,7 triliun (maksimal)

Rp237,61 miliar

Saham dibeli

1,8 miliar lembar (maksimal)

492.683.100 unit

Periode

17 Maret - 16 Juni 2026

Berakhir 16 Juni 2026

Harga maksimal

±Rp944 per saham

-

Detail Program Buyback

MBMA Realisasi Buyback Rp237 Miliar dari Rencana Rp1,7 Triliun
(Foto Saham MBMA dari Google Finansial)
MBMA mengumumkan rencana buyback tanpa melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), dengan alokasi dana Rp1,7 triliun termasuk biaya perantara dan biaya lainnya. Program ini berlangsung secara bertahap selama tiga bulan mulai 17 Maret hingga 16 Juni 2026.

Perusahaan menetapkan larangan keras bagi sejumlah pihak untuk memperdagangkan saham demi menjaga integritasi transaksi buyback.Harga maksimal buyback ditetapkan pada harga yang dianggap baik dan wajar oleh perseroan berdasarkan POJK 13/2023.

Latar Belakang MBMA

MBMA merupakan anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dan salah satu perusahaan penting dalam rantai pasok bahan baku baterai kendaraan listrik, khususnya nikel. Sebelumnya, perusahaan menerbitkan obligasi dan sukuk mudharabah berkelanjutan masing-masing senilai Rp2,1 triliun dan Rp1 triliun untuk mengincar dana segar Rp3,1 triliun.

Langkah buyback ini dianggap sebagai sinyal bahwa manajemen masih percaya pada prospek bisnis perusahaan ke depan, terutama di tengah fluktuasi harga komoditas nikel. MBMA memilih skema tanpa RUPS untuk melakukan buyback saham sesuai regulasi.

Next Post Previous Post