Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Senin, 22 Juni 2026

Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Senin, 22 Juni 2026
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih berada dalam tekanan memasuki pekan 22 Juni 2026. Secara fundamental, IHSG menghadapi tekanan cukup berat akibat kombinasi inflasi Mei yang melampaui ekspektasi.

Skenario

Level IHSG

Support

5.784 - 5.899

Resistance

6.286 - 6.459

Kisaran Pergerakan

5.784 - 6.459


Analis teknikal PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan IHSG sedang berada pada bagian wave [iv] dari wave 3, sehingga masih memiliki ruang penguatan untuk menguji area 6.476-6.577. Sementara di akhir 2026, IHSG bisa bergerak di kisaran 6.800–7.200.

Rekomendasi Saham dari Analis

Berikut adalah saham-saham pilihan dari berbagai sekuritas untuk trading hari ini:

PT MNC Sekuritas

Saham

Kode

Keterangan

PT Darma Henwa Tbk

DEWA

Rekomendasi Herditya

PT United Tractors Tbk

UNTR

Rekomendasi Herditya

PT Unilever Indonesia Tbk

UNVR

Rekomendasi Herditya

PT Trimegah Bangun Persada Tbk

NCKL

Rekomendasi Herditya


PT Pilarmas Investindo Sekuritas

Saham

Kode

Keterangan

PT Bank Mandiri Tbk

BMRI

Rekomendasi

PT Bank Tabungan Negara Tbk

BBTN

Rekomendasi

PT Hartadinata Abadi Tbk

HRTA

Rekomendasi

PT Sanurhasta Mitra Tbk

MINA

Rekomendasi

PT Solusi Sinergi Digital Tbk

WIFI

Rekomendasi

PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk

CUAN

Rekomendasi


MNC Sekuritas

AADI, INCO, JSMR

Strategi Trading

Untuk Skenario Bearish: IHSG berpotensi kembali melemah ke kisaran support 5.784-5.899

Untuk Skenario Bullish: IHSG berpeluang naik menembus resistance ke level 6.476-6.577

Saham yang Perlu Dicermati: Saham perbankan (BMRI, BBTN) dan komoditas (UNTR, NCKL) untuk meraih keuntungan

Catatan Penting

IHSG diprediksi rebound ke 7.200 di akhir 2026

Investor disarankan tetap berhati-hati karena potensi koreksi masih terbuka

Cermati data inflasi dan kebijakan bank sentral yang dapat mempengaruhi pergerakan IHSG
Artikel ini dibuat berdasarkan riset dari berbagai sekuritas dan analis pasar modal. Investasi mengandung risiko, lakukan analisis mandiri sebelum mengambil keputusan trading.
Next Post Previous Post