BBCA Kembali Juarakan, Dana Asing Mulai Masuk Kembali

BBCA Kembali Juarakan, Dana Asing Mulai Masuk Kembali

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) kembali menjadi perhatian kuat investor setelah menunjukkan sinyal positif berupa masuknya dana besar, terutama dari investor asing. Analis sekuritas menjagokan BBCA sebagai pilihan utama dengan rekomendasi trading buy dan target harga Rp6.425 per saham.

Arus Balik Dana Asing ke BBCA

BBCA Kembali Juarakan, Dana Asing Mulai Masuk Kembali
(Foto Saham BBCA dari Google Finansial)
Meski sempat mengalami tekanan jual berat sejak awal tahun 2026 dengan net sell asing mencapai Rp24,27 triliun dan penurunan saham hingga 25%, BBCA mulai menunjukkan pemulihan. Pada pekan terakhir Juni 2026, hanya BBCA yang mencatatkan aksi beli bersih (net buy) asing sebesar Rp192,85 miliar, berbeda dengan saham big bank lain yang masih tertekan.

Arus balik ini mengindikasikan bahwa investor asing mulai kembali percaya pada fundamental BBCA setelah periode penjualan besar-besaran yang mencapai Rp17,5 triliun pada Maret 2026.

Fundamental Solid dan Dividen Menarik

BBCA tetap memiliki kinerja solid despite tekanan pasar. Pada tahun buku 2025, BBCA membagikan dividen tunai sebesar Rp41,3 triliun atau setara Rp336 per saham, dengan payout ratio 72% dari laba bersih. Dividen besar ini memperkuat daya tarik BBCA bagi investor yang mencari pendapatan tunai.

Selain itu, analis Nafan dari BRI Danareksa Sekuritas tetap menjagokan BBCA dengan target harga lebih tinggi di Rp9.750 per saham, meski saham ini anjlok puluhan persen akibat tekanan jual asing.

Strategi Investasi: Trading Buy dengan Target Rp6.425

Untuk investor jangka pendek, Hendra dari sekuritas tertentu merekomendasikan strategi trading buy pada BBCA dengan target harga Rp6.425, mengingat mulai terlihat sinyal masuk dana asing. BBCA juga dianggap sebagai "jangkar pasar" menjelang akhir tahun, dengan dana asing mulai parkir di saham bank jumbo sebelum prospek cerah 2026.

Next Post Previous Post