PT Bukit Asam Bagikan Dividen Rp 1,3 Triliun Tahun Buku 2025
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) resmi mendapat restu untuk membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp 1,3 triliun atau Rp 114 per saham.
Dividen ini mengindikasikan dividend yield sebesar 4,33% berdasarkan harga saham PTBA pada penutupan perdagangan Kamis (11/6/2026) di level Rp 2.630 per saham.
Fakta Seputar Dividen PTBA 2025
|
Aspek |
Detail |
|
Total dividen |
Rp 1,3 triliun (Rp 1,32 triliun menurut sumber lain) |
|
Dividen per saham |
Rp 114 per saham |
|
Dividend payout ratio (DPR) |
45% dari laba bersih 2025 |
|
Laba bersih 2025 |
Rp 2,93 triliun |
|
Dividend yield |
4,33% (harga Rp 2.630) |
|
Perbandingan DPR 2024 |
75% (turun 30 poin) |
Payout ratio PTBA turun drastis dari 75% di 2024 menjadi 45% di 2025. Penurunan ini lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, yang membuat pemburu dividen perlu memahami alasan dan dampaknya.
Secara nominal, dividen 2025 (Rp 1,3 triliun) jauh lebih kecil dibandingkan dividen jumbo 2024 yang mencapai Rp 3,8 triliun atau Rp 332 per saham dengan yield hingga 11%.
Implikasi untuk Investor
| (Foto Saham PTBA dari Google Finansial) |
DPR 45% menunjukkan perusahaan menahan lebih banyak laba untuk kebutuhan operasional atau investasi masa depan.
Investor pemburu dividen harus mempertimbangkan apakah penurunan payout ratio ini sinyal atau hanya penyesuaian sementara.
PTBA merupakan BUMN tambang batubara yang konsisten membagi dividen, meski nominalnya bervariasi tergantung kinerja tahunan dan kebijakan payout ratio.

