Saham SpaceX Melonjak 20 Persen hingga Pecahkan Rekor Baru di Nasdaq
Saham SpaceX milik Elon Musk melonjak dramatis 20 persen pada perdagangan Senin, 15 Juni 2026, di bursa Nasdaq dengan kapitalisasi pasar yang meningkat melampaui US$ 2 triliun. Lonjakan ini merupakan kelanjutan dari debut spektakuler perusahaan antariksa tersebut yang resmi melantai di Nasdaq melalui IPO terbesar sepanjang sejarah pasar modal Amerika Serikat.
Rekor IPO Terbesar dalam Sejarah
SpaceX resmi melantai di Nasdaq pada Jumat, 12 Juni 2026, waktu AS, melalui initial public offering (IPO) terbesar yang pernah ada. Perusahaan melepas lebih dari 555 juta saham ke publik dengan harga US$135 per saham (Rp2,41 juta). Dari IPO ini, SpaceX berhasil mengumpulkan dana sebesar US$75 miliar atau setara dengan sekitar Rp1,343 kuadriliun.
Nilai perusahaan langsung melesat mendekati US$1,8 triliun atau sekitar US$1,77 triliun pada hari pertama perdagangan. Pada hari pertama perdagangannya, saham SpaceX melonjak 19,2 persen.
Kenaikan Harga Berlanjut Awal Pekan Ini
| (Foto Saham SPCX dari Google Finansial) |
Elon Musk Menjadi Triliuner Pertama Dunia
Dampak dari lonjakan saham SpaceX ini juga menciptakan sejarah baru bagi Elon Musk. Ia resmi menjadi triliuner pertama di dunia setelah saham SpaceX melantai di bursa Nasdaq dan melonjak tajam. Investor teruja dengan potensi sektor aeroangkasa dan artificial intelligence yang dijalankan Musk.
Data Penting IPO SpaceX
|
Parameter |
Nilai |
|
Harga IPO |
US$135 per saham |
|
Jumlah saham dilepas |
555+ juta saham |
|
Dana yang terkumpul |
US$75 miliar |
|
Valuasi awal |
US$1,77-1,8 triliun |
|
Lonjakan hari pertama |
19,2% |
|
Lonjakan 15 Juni |
20% |
|
Total kenaikan sejak debut |
43% |
|
Harga ditutup 16 Juni |
US$192,50 |
SpaceX menjadi perusahaan antariksa pertama yang mencapai valuasi lebih dari US$2 triliun, menjadikannya IPO yang hampir tiga kali lebih besar dari IPO Saudi Aramco sebelumnya.

