Waskita Karya Catat 7,5 Juta Jam Kerja Selamat di Proyek LRT Jakarta Fase 1B

Waskita Karya Catat 7,5 Juta Jam Kerja Selamat di Proyek LRT Jakarta Fase 1B
PT Waskita Karya (Persero) Tbk mencatatkan pencapaian membanggakan dalam bidang keselamatan kerja. Perusahaan konstruksi BUMN ini berhasil mencapai 7,5 juta jam kerja selamat tanpa kecelakaan kerja dalam pembangunan proyek LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai.

Capaian Zero Accident

Capaian ini ditandai dengan tidak adanya insiden lost time injury (LTI) atau kecelakaan yang mengakibatkan hari kerja hilang. Ermy Puspa Yunita, Corporate Secretary Waskita Karya, menjelaskan bahwa angka tersebut menunjukkan akumulasi jam kerja seluruh proyek tanpa insiden yang mengakibatkan hari kerja hilang.

"Pencapaian ini dinilai menjadi bukti konsistensi penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lapangan," ungkap Ermy.

Strategi Penerapan K3

Keberhasilan mencapai zero accident atau tidak ada kecelakaan sama sekali dalam proses konstruksi balance cantilever LRT Jakarta 1B dicapai berkat sejumlah langkah strategis:

Strategi K3

Deskripsi

Standar K3 ketat

Penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang konsisten di lapangan

Pelatihan pekerja

Program pelatihan keselamatan bagi seluruh personel proyek

Monitoring berkelanjutan

Pengawasan ketat terhadap penerapan prosedur keselamatan

Sistem manajemen K3

Implementasi sistem manajemen keselamatan kerja yang terintegrasi


Progres Proyek LRT Jakarta Fase 1B

Selain capaian keselamatan kerja, proyek LRT Jakarta Fase 1B juga menunjukkan progres pembangunan yang memuaskan:

Realisasi proyek: Telah mencapai 74,37% (rute Velodrome-Manggarai)

Kantor Kedubes India: Realisasi pembangunan menembus 50,57%

Perlintasan di atas Tol: Jalur layang LRT di atas Jalan Tol Ir Wiyoto Wiyono sudah tersambung 100 persen

Target penyelesaian: Awal tahun 2026

Komitmen terhadap Keselamatan

Capaian 7,5 juta jam kerja selamat ini menempatkan Waskita Karya pada posisi yang sejajar dengan perusahaan konstruksi lainnya yang juga_commitment terhadap keselamatan kerja. Sebagai pembanding, Hutama Karya bersama mitra SMCC mencatatkan pencapaian 10 juta jam kerja selamat di Proyek MRT Jakarta Fase 2.

Sementara itu, anak usaha Waskita Karya, PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), juga sukses mewujudkan zero accident dengan tercatat 4,37 juta jam kerja tanpa kecelakaan kerja yang mengakibatkan hilang hari kerja pada tahun 2023.

Dampak bagi Transportasi Publik

Proyek LRT Jakarta Fase 1B ini sangat penting untuk mendukung konektivitas dan transportasi publik di Jakarta. Dengan penyelesaian yang diharapkan pada awal 2026, proyek ini akan meningkatkan aksesibilitas transportasi massal di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Capaian keselamatan kerja ini merupakan kebanggaan bagi Waskita Karya dan sekaligus menjadi referensi bagi perusahaan konstruksi lainnya dalam menerapkan standar K3 yang ketat di lapangan.

Next Post Previous Post