Baru 5 Hari Melantai, JELI Anjlok 14,72% dan Sempat Sentuh ARB

Baru 5 Hari Melantai, JELI Anjlok 14,72% dan Sempat Sentuh ARB

Saham JELI resmi mencatatkan diri di Bursa Efek Indonesia pada Selasa, 7 Juli 2026 dengan harga penawaran umum perdana (IPO) Rp900 per saham. 

Pada hari pertama perdagangan, investor yang antusias mendorong JELI langsung menyentuh Auto Rejection Atas (ARA) di level Rp1.125, naik 25% dari harga IPO, dan berhasil menghimpun dana sekitar Rp239,4 miliar melalui pelepasan 266 juta saham.

Pada hari kedua (8 Juli), pergerakan saham masih relatif stabil di atas harga IPO, meskipun tidak lagi mencapai ARA. Hanya pada hari ketiga dan keempat (9–10 Juli) mulai muncul aksi ambil untung yang signifikan, terutama dari emiten IPO lain seperti EMMI, JECX, dan BACH, yang juga terkoreksi tajam.

Tekanan Jual dan Anjlok 14,72%

Baru 5 Hari Melantai, JELI Anjlok 14,72% dan Sempat Sentuh ARB
(Foto Saham JELI dari Google Finansial)
Pada perdagangan tanggal 13 Juli 2026, tepatnya hari kelima JELI melantai, saham tersebut mengalami tekanan jual yang sangat kuat. Berdasarkan laporan CNBC Indonesia, harga saham JELI anjlok 14,72% dan bahkan sempat menyentuh batas ARB (Auto Reject Below).

Penurunan ini terjadi di tengah suasana pasar yang campur, IHSG relatif cukup stabil, namun sejumlah saham IPO yang sebelumnya menjadi primadona justru “berguguran” akibat aksi ambil untung investor ritel setelah euforia IPO meredup.

 

Next Post Previous Post