BRI Dukung Program 3 Juta Rumah Lewat Pembiayaan FLPP dan KPP

BRI Dukung Program 3 Juta Rumah Lewat Pembiayaan FLPP dan KPP
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung Program 3 Juta Rumah melalui penyaluran pembiayaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan pelaku usaha perumahan. 

Komitmen itu kembali ditegaskan dalam kegiatan Akad Massal Debitur KPR Sejahtera FLPP dan Kredit Program Perumahan (KPP) di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada 30 Juli 2026.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang hadir dalam acara tersebut menekankan pentingnya sinergi antarelemen bangsa melalui konsep Indonesia Incorporated untuk mempercepat penyediaan hunian layak. 

Sementara itu, BRI menyatakan akan terus memperluas jangkauan pembiayaan perumahan sebagai bagian dari dukungan terhadap ekonomi kerakyatan.

BRI Perluas Pembiayaan Perumahan

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menegaskan bahwa perseroan akan terus memperluas penyaluran pembiayaan perumahan melalui berbagai skema yang menjangkau masyarakat maupun pelaku usaha. Menurutnya, BRI memandang sektor perumahan sebagai salah satu penggerak utama ekonomi nasional karena memiliki efek berganda atau multiplier effect yang luas.

Dukungan BRI diberikan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir, mulai dari pembiayaan FLPP untuk konsumen, Kredit Program Perumahan bagi pengembang, hingga Kredit Usaha Rakyat Perumahan untuk mendukung kualitas konstruksi.

KPP Tembus Rp12,17 Triliun

Dalam kegiatan akad massal tersebut, sebanyak 6.059 debitur BRI ikut berpartisipasi dari total sekitar 62.000 peserta secara nasional. BRI juga menyalurkan KPP senilai Rp880 miliar kepada 7.100 debitur, yang terdiri dari pembiayaan sisi supply Rp308 miliar dan sisi demand Rp572 miliar.

Secara kumulatif sejak Oktober 2025 hingga 28 Juli 2026, BRI telah menyalurkan KPP sebesar Rp12,17 triliun kepada 87.055 penerima. Khusus periode Januari hingga 28 Juli 2026, realisasi KPP mencapai Rp10,94 triliun kepada 78.520 penerima, atau setara 91,18 persen dari target tahunan Rp12 triliun.

KUR BRI Juga Tumbuh

Selain pembiayaan perumahan, BRI juga mencatat kinerja kuat pada penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sepanjang Januari hingga Juni 2026, realisasi KUR BRI mencapai Rp103,81 triliun kepada 2.009.310 debitur.

Secara akumulatif sejak 2015 hingga Juni 2026, total penyaluran KUR BRI telah menembus Rp1.539 triliun dengan 45,4 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Capaian ini menunjukkan peran BRI yang konsisten dalam mendorong pembiayaan produktif bagi masyarakat dan pelaku usaha kecil.

Rekor Rumah Subsidi

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait mengatakan bahwa penyaluran rumah subsidi skema FLPP pada 2025 mencatat rekor tertinggi sejak 2010. Ia menyebut realisasi 2025 mencapai 278.000 unit, melampaui capaian 2023 yang sebesar 228.000 unit.

Menurut Maruarar, capaian tersebut menjadi pencapaian tertinggi sepanjang sejarah dan terjadi pada masa pemerintahan Presiden Prabowo. Hal ini memperlihatkan akselerasi program perumahan rakyat yang didukung oleh pemerintah, perbankan, pengembang, dan para pemangku kepentingan lainnya.

Next Post Previous Post