Direktur AMMN Borong 1,4 Juta Saham Senilai Rp4,5 Miliar

Direktur AMMN Borong 1,4 Juta Saham Senilai Rp4,5 Miliar
Direktur PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), Anthony Robert Mathias, melakukan aksi beli saham senilai sekitar Rp4,5 miliar pada 1–2 Juli 2026, dan harga saham AMMN langsung “melejit” 7,41% di perdagangan Jumat, 3 Juli 2026.

Apa yang terjadi di keterbukaan informasi?

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 3 Juli 2026, Anthony Robert Mathias membeli sebanyak 1,4 juta lembar saham AMMN.
Transaksi akumulasi dilakukan secara bertahap selama dua hari perdagangan: 1 Juli dan 2 Juli 2026.
Harga rata-rata pembelian sekitar Rp3.208 per saham.
Total dana segar yang digelontorkan mencapai kisaran Rp4,5 miliar.
Aksi ini merupakan bagian dari “insider buying”, yaitu pembelian bersih oleh orang dalam perusahaan, yang sering dipandang sebagai sinyal positif dari manajemen terhadap prospek emiten.

Pergerakan harga saham AMMN di 3 Juli 2026

Direktur AMMN Borong 1,4 Juta Saham Senilai Rp4,5 Miliar
(Foto Saham AMMN dari Google Finansial)
Di sesi perdagangan Jumat, 3 Juli 2026 hingga pukul 11:29 WIB, harga saham AMMN tercatat:

Kenaikan 240 poin atau 7,41% dari penutupan sebelumnya, naik ke level Rp3.480 per saham.
Harga pembukaan (open) di Rp3.360.
Highest (high) menyentuh Rp3.540.
Average (avg) transaksi tertimbang di Rp3.452.
Secara matematis, harga saat itu (Rp3.480) sudah berada di atas harga rata-rata pembelian direksi (Rp3.208), sehingga secara hitungan sederhana posisi pembelian insider sudah “profit” dalam hitungan harian.

Mengapa aksi ini menarik bagi investor?

Aksi beli langsung oleh direksi biasanya dianggap sebagai:
Sinyal kepercayaan – Manajer yang memahami kondisi internal perusahaan rela menambah posisi dengan dana segar, yang sering diterjemahkan pasar sebagai optimisme terhadap kinerja atau prospek jangka menengah–panjang.
Pemicu momentum techni­kal – Laporan insider buying yang baru muncul sering kali diikuti oleh reaksi positif dari investor ritel dan institusi, menambah tekanan beli dan mendorong harga naik cepat seperti yang terjadi pada AMMN hari itu.
Namun, investor juga perlu tetap hati-hati karena:
Volatilitas harga saham AMMN di masa lalu cukup tinggi, dengan beberapa kali lonjakan besar diikuti penarikan harga.
Sebelumnya, ada juga aksi jual besar oleh komisaris AMMN (Alexander Ramlie) yang melepas 45 juta saham dan mengantongi Rp310 miliar, menunjukkan bahwa pihak internal juga bisa melakukan profit-taking pada level tertentu.

Next Post Previous Post