Harga Minyak Naik, Saham Energi Ikut Menguat

Harga Minyak Naik, Saham Energi Ikut Menguat
Harga minyak mentah yang kembali naik memicu penguatan pada saham-saham emiten energi di Bursa Efek Indonesia. Sentimen ini membuat sejumlah saham migas dan pendukungnya bergerak di zona hijau, sejalan dengan menguatnya harga minyak dunia di atas US$90 per barel.

Saham yang Paling Menonjol

Harga Minyak Naik, Saham Energi Ikut Menguat
(Foto Saham ENRG dari Google Finansial)
PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) mencatat kenaikan paling tinggi sebesar 4,40% ke level Rp1.425 per saham. 

PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) juga menguat 4,06% ke Rp1.410

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) yang naik 3,25% ke Rp1.270. 

PT Elnusa Tbk (ELSA) turut menguat 2,34% ke level Rp655.

Penyebab Kenaikan

Kenaikan harga minyak dunia dipicu oleh meningkatnya risiko terhadap jalur distribusi energi global. Kondisi ini mendorong pasar bereaksi positif terhadap emiten yang punya eksposur besar ke sektor minyak dan gas, karena potensi pendapatan mereka cenderung ikut terdorong saat harga komoditas naik.

Dampak ke Emiten Energi

Secara umum, emiten energi biasanya diuntungkan ketika harga minyak menguat karena nilai jual produk dan prospek pendapatan dapat meningkat. Dampaknya tidak hanya dirasakan produsen minyak dan gas, tetapi juga perusahaan yang bergerak di distribusi BBM, logistik, dan jasa pendukung migas.

Next Post Previous Post