Laba Bersih BLES Melonjak 17 Kali Lipat Pada Semester I-2026

Laba Bersih BLES Melonjak 17 Kali Lipat Pada Semester I-2026
PT Superior Prima Sukses Tbk (BLES), produsen bata ringan terbesar di Indonesia, mencatat lonjakan kinerja keuangan yang signifikan pada semester I-2026. Laporan perseroan yang dikutip Investor Daily menunjukkan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 147 miliar, melonjak dari Rp 8 miliar pada periode yang sama tahun lalu atau sekitar 17 kali lipat.

Pertumbuhan laba ini sejalan dengan kenaikan penjualan bersih sebesar 33% secara tahunan. BLES membukukan penjualan bersih total Rp 848 miliar pada paruh pertama 2026, didorong oleh peningkatan permintaan produk dan efisiensi bisnis yang dijalankan manajemen.

Peningkatan volume produksi menjadi faktor penting lain di balik kinerja positif. Produksi BLES tumbuh 17% menjadi 1.832.507 meter kubik (m³) pada semester I-2026, naik dari 1.560.067 m³ pada semester I-2025. Saat ini perusahaan mengoperasikan enam pabrik yang tersebar di Mojokerto, Lamongan, Sragen, Sidoarjo, dan Banjarnegara, dengan kapasitas produksi gabungan sekitar 5,6 juta m³ per tahun. Persebaran pabrik ini membantu memperluas jangkauan distribusi sekaligus meningkatkan efisiensi pemenuhan permintaan pasar.

Direktur BLES, Andrew, menegaskan komitmen perusahaan untuk menjaga momentum pertumbuhan secara berkelanjutan. “Ke depan, perseroan akan terus mempertahankan pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan melalui penguatan strategi bisnis dan peningkatan efisiensi operasional. Sejalan dengan itu, perseroan juga akan terus mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam setiap aspek bisnis agar pertumbuhan yang dicapai tidak hanya menciptakan nilai ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (28/7/2026).

Salah satu pendorong efisiensi operasional BLES adalah penerapan energi terbarukan. Perusahaan telah memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap di sejumlah fasilitas manufakturnya, dengan kapasitas terpasang mencapai 2.545 kilowatt peak (kWp) hingga akhir 2025. Manajemen menargetkan penambahan kapasitas hingga 4.370 kWp pada akhir 2026. Panel surya ini beroperasi di pabrik Lamongan, Sragen, dan Banjarnegara, membantu menurunkan biaya energi sekaligus memperkuat praktik bisnis ramah lingkungan.

Produk andalan BLES, termasuk merek Blesscon dan Superiore Block, terus menopang posisi perusahaan sebagai pemimpin pasar di segmen bata ringan. Seiring penambahan kapasitas produksi, perseroan berharap dapat mendukung ekspansi bisnis baik di pasar domestik maupun potensi pasar ekspor di masa depan.

Dengan kombinasi peningkatan produksi, efisiensi biaya melalui energi terbarukan, dan strategi penempatan pabrik yang mendukung distribusi, BLES menunjukkan model pertumbuhan yang terukur dan berorientasi pada keberlanjutan. Para pemangku kepentingan akan memantau realisasi target PLTS 2026 dan langkah-langkah operasional berikutnya untuk menilai konsistensi tren positif ini ke depan.


Next Post Previous Post