Mitratel Bagikan Dividen Rp2,08 Triliun, Setara 98% Laba Bersih
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel/MTEL) kembali menjadi sorotan setelah pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp2,08 triliun atau Rp25,6 per saham. Nilai itu setara dengan 98% dari laba bersih tahun buku 2025, menunjukkan komitmen perusahaan untuk mengembalikan keuntungan kepada investor.
Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 30 Juni 2026. Menariknya, ini menjadi tahun kedua berturut-turut Mitratel membagikan dividen dengan payout ratio setinggi 98%.
Kinerja Keuangan
Sepanjang 2025, Mitratel membukukan laba bersih sekitar Rp2,11 triliun hingga Rp2,12 triliun, sementara pendapatannya mencapai Rp9,53 triliun. Perusahaan juga mencatat EBITDA Rp7,83 triliun, didukung model bisnis berbasis recurring revenue dan arus kas operasional yang kuat.
Dari sisi investor, kebijakan dividen ini dinilai menarik karena memberikan imbal hasil yang cukup tinggi. Jika memakai harga saham saat itu, dividend yield MTEL diperkirakan berada di kisaran 4,74%.
Strategi Perusahaan
Manajemen menegaskan bahwa pembagian dividen besar ini tetap sejalan dengan rencana ekspansi perusahaan. Pada tahun sebelumnya, Mitratel juga memilih mengalokasikan sebagian besar laba untuk dividen, sementara porsi kecil disisihkan sebagai cadangan dan laba ditahan.
Pola ini memperlihatkan dua hal sekaligus: kepercayaan diri terhadap kekuatan laba, dan upaya menjaga daya tarik saham di mata investor. Dengan posisi sebagai salah satu emiten infrastruktur telekomunikasi besar, keputusan dividen tersebut bisa menjadi sinyal positif bagi pasar.

