Pertamina Geothermal Energy: Inovasi Digital untuk Efisiensi dan Daya Saing Panas Bumi

Pertamina Geothermal Energy: Inovasi Digital untuk Efisiensi dan Daya Saing Panas Bumi
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) memasuki babak baru dalam transformasi bisnisnya melalui program G-Bionic, sebuah inisiatif digital yang dirancang untuk membangun budaya kerja berbasis data di seluruh lini operasi panas bumi.

Inovasi digital ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperkuat daya saing PGE sebagai pemimpin energi bersih di Indonesia dan dunia.

G-Bionic: Transformasi Digital Berbasis Data

G-Bionic merupakan program transformasi digital jangka panjang yang dimulai sejak 2023, dengan tujuan utama menciptakan fondasi pengambilan keputusan berbasis data di seluruh operasional PGE. Program ini mencakup penilaian menyeluruh terhadap tiga aspek utama: people, process, dan technology di seluruh fungsi perusahaan.

Hingga akhir 2025, G-Bionic telah menjalankan 52 inisiatif digital yang meliputi seluruh rantai operasi panas bumi, mulai dari:

Subsurface (eksplorasi dan pemodelan reservoir)

Drilling (pemboran)

Surface (instalasi dan operasi pembangkit)

Enterprise (fungsi manajemen dan administrasi).

Hasil nyata dari program ini cukup signifikan:

Biaya pemboran turun hingga 6%

Penghematan waktu kerja hingga 100.000 jam produktif

Peningkatan produksi listrik hingga 6% melalui optimisasi sumur dan efisiensi pembangkit

Potensi kenaikan net income sekitar 5–7%.

Inovasi Digital di Bidang Subsurface dan Pemodelan

Salah satu keunggulan G-Bionic adalah penerapan digital twin dan machine learning untuk pemodelan subsurface yang lebih akurat dan cepat. PGE juga meraih penghargaan global melalui proyek Subsurface Analysis and Modeling Lumut Balai Unit 3, yang mendapat Founder’s Honors di Going Digital Awards 2025 dari Bentley Systems.

Inovasi ini memungkinkan:

Pemodelan reservoir yang lebih terintegrasi dan berbasis data

Pengurangan peluang kehilangan produksi akibat ketidakpastian data

Keputusan eksplorasi dan pengembangan yang lebih presisi.

Teknologi Real-Time Monitoring: 3D TRASAR dan Flow2Max

Di samping G-Bionic, PGE juga meluncurkan solusi teknologi baru bersama Ecolab International Indonesia, yaitu kombinasi Teknologi 3D TRASAR™ dan Flow2Max® untuk panas bumi. Sistem ini dirancang untuk:

Pemantauan real-time laju aliran massa dan entalpi dua fase

Prediksi dan pencegahan penskalaan (scaling) pada aset

Integrasi analitik digital melalui platform ECOLAB3D™.

Dengan teknologi ini, operator panas bumi dapat:

Mengatasi tantangan variabilitas aliran

Menekan biaya pemeliharaan

Meningkatkan efisiensi produksi energi secara berkelanjutan.

Pertamina Digital Hub dan Keamanan Siber

Sebagai bagian dari ekosistem digital Pertamina, PGE juga memanfaatkan Pertamina Digital Hub, pusat kendali dan monitoring yang terintegrasi untuk seluruh inisiatif digital Pertamina. Digital Hub ini mencakup tiga pilar:

Remote Surveillance and Command Center

Digital Factory

Orchestration Center.

Di bidang keamanan siber, PGE memiliki gugus SIBERIAN GUYS yang mengembangkan inovasi AUTOCYD (Autonomous Cyber Defense) untuk memperkuat pertahanan digital perusahaan. Inovasi ini meraih penghargaan Platinum dalam ajang APQA 2026, menunjukkan komitmen PGE terhadap keamanan data dan sistem operasional.

Pemanfaatan Limbah Panas Bumi: Booster Nanosilika Cair

PGE tidak hanya berfokus pada pembangkit listrik, tetapi juga melakukan inovasi pemanfaatan limbah panas bumi menjadi produk bernilai ekonomi. Salah satunya adalah Booster Nanosilika Cair, yang dikembangkan dari endapan silika dari fluida panas bumi oleh gugus KATRILI.

Inovasi ini:

Meningkatkan nilai tambah bisnis dari limbah yang sebelumnya tidak dimanfaatkan

Mendukung strategi efisiensi dan keberlanjutan operasional

Berkontribusi pada peningkatan pendapatan perusahaan.

Next Post Previous Post