Radioaktivitas Lingkungan: NORM dan TENORM serta Pentingnya Pengujian Lingkungan
Radioaktivitas Lingkungan: NORM dan TENORM serta Pentingnya Pengujian Lingkungan
Radioaktivitas lingkungan semakin menjadi perhatian dalam berbagai sektor industri karena paparan radiasi tidak hanya berasal dari fasilitas nuklir, tetapi juga dari material alami yang ditemukan di alam maupun dari aktivitas industri non-nuklir.
Dua istilah yang paling sering muncul dalam pembahasan ini adalah NORM dan TENORM. Keduanya penting dipahami oleh pelaku usaha agar pengelolaan lingkungan tetap aman, sesuai ketentuan, dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
Apa itu NORM dan TENORM
Dilansir dari AAS Laboratory sebagai laboratorium Pengujian Lingkungan, NORM adalah Naturally Occurring Radioactive Material, yaitu material radioaktif alami yang memang sudah ada di tanah, batuan, mineral, dan air. Kandungan ini dapat muncul secara alami karena kondisi geologi suatu wilayah.
Sementara itu, TENORM adalah Technologically Enhanced Naturally Occurring Radioactive Material, yaitu NORM yang konsentrasinya meningkat akibat proses teknologi atau aktivitas industri, seperti pertambangan, pengolahan mineral, peleburan logam, dan kegiatan lain yang melibatkan pemindahan atau pemrosesan material alam.
Dalam praktiknya, NORM dan TENORM dapat ditemukan pada tanah, air, sedimen, lumpur proses, residu industri, hingga lingkungan kerja. Karena itu, pengujian radioaktivitas lingkungan menjadi sangat penting untuk mengetahui apakah suatu lokasi masih berada dalam batas aman atau justru memerlukan tindakan pengendalian lebih lanjut.
Mengapa pengujian diperlukan
Paparan radiasi dari NORM dan TENORM bisa berdampak pada pekerja, masyarakat sekitar, dan kualitas lingkungan bila tidak dipantau. Penelitian yang mengkaji radioaktivitas tanah menunjukkan bahwa unsur alam seperti kalium-40, torium-232, dan radium-226 dapat menjadi indikator penting dalam evaluasi tingkat radioaktivitas lingkungan.
Nilai konsentrasinya perlu dibandingkan dengan baku tingkat radioaktivitas lingkungan yang berlaku agar risiko dapat dinilai dengan tepat. Bagi pelaku usaha, pengujian bukan hanya soal kepatuhan administratif. Hasil uji juga membantu perusahaan memahami potensi risiko, menyusun pengendalian paparan, dan menunjukkan komitmen terhadap keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan.
Ini penting terutama untuk sektor tambang, minyak dan gas, pengolahan mineral, pembangkit, dan industri yang menghasilkan residu proses.
Regulasi yang perlu dipatuhi
Di Indonesia, pengujian radioaktivitas lingkungan tidak dilakukan tanpa dasar hukum. Salah satu acuan penting adalah ketentuan keselamatan radiasi pengion yang mengatur perlindungan pekerja, masyarakat, dan lingkungan dari bahaya radiasi. Selain itu, pengawasan dan penunjukan laboratorium radioaktivitas lingkungan berada dalam kewenangan BAPETEN sebagai lembaga pengawas ketenaganukliran.
BAPETEN juga mencantumkan laboratorium yang telah ditetapkan sebagai Lembaga Uji Ketenaganukliran untuk laboratorium uji radioaktivitas lingkungan. Dalam daftar tersebut, PT Anugrah Analisis Sempurna tercantum sebagai salah satu laboratorium uji radioaktivitas lingkungan dengan status penunjukan aktif.
Untuk pelaku usaha, artinya pengujian sebaiknya dilakukan di laboratorium yang memang memiliki penunjukan resmi dan kompetensi yang sesuai. Langkah ini penting agar hasil uji dapat digunakan sebagai dasar pemenuhan kewajiban kepatuhan, evaluasi internal, maupun pelaporan kepada pihak berwenang.
Layanan AAS Laboratory
Salah satu laboratorium yang relevan dalam bidang ini adalah AAS Laboratory. Berdasarkan informasi resminya, AAS Laboratory telah menghadirkan fasilitas pengujian radioaktivitas lingkungan dengan dukungan peralatan mutakhir dan tenaga ahli berpengalaman.
Laboratorium Pengujian Lingkungan ini juga menyatakan telah memperoleh surat penunjukan sebagai Laboratorium Radioaktivitas Lingkungan dari BAPETEN.
Layanan yang tersedia mencakup:
Uji Radiasi TENORM dalam Lingkungan Kerja.
Uji Gross A dan Gross B dalam Air Sungai dan Air Danau.
Uji Gross A dan Gross B dalam Air Laut.
Uji Radon (Rn) dalam Lingkungan Kerja.
Dengan layanan tersebut, AAS Laboratory dapat membantu kebutuhan pengujian untuk perusahaan yang memerlukan pemantauan radioaktivitas lingkungan, termasuk pengujian NORM dan TENORM, terutama pada area kerja dan media lingkungan yang berpotensi terdampak.
Media sosial resmi AAS Laboratory
Untuk informasi resmi dan pembaruan layanan, AAS Laboratory dapat diakses melalui:
Website: www.aaslaboratory.com
Instagram: @aas_lab

