Telkom Perkuat Tata Kelola dan Kepatuhan Hukum untuk Dukung Pertumbuhan Berkelanjutan
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menegaskan komitmennya untuk mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan melalui penguatan tata kelola perusahaan, kepatuhan terhadap regulasi, dan peningkatan kapasitas pengambil keputusan. Langkah ini dilakukan di tengah dinamika transformasi industri digital yang semakin kompleks.
Sebagai bentuk nyata dari komitmen tersebut, Telkom menggelar Executive Session bertajuk “Navigating Legal Risk in Corporate Decision Making” pada Jumat, 26 Juni 2026. Kegiatan ini dihadiri jajaran pimpinan dan fungsi strategis perusahaan untuk memperdalam pemahaman mengenai aspek hukum dalam proses pengambilan keputusan bisnis.
Melalui forum ini, Telkom ingin memastikan bahwa setiap kebijakan perusahaan memiliki landasan kepatuhan hukum yang kuat. Pendekatan tersebut juga sejalan dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG), sehingga pengelolaan risiko bisnis dapat berjalan lebih terarah dan mendukung kesinambungan usaha.
Di level strategis, Telkom memang menempatkan tata kelola dan kepatuhan sebagai salah satu pilar utama keberlanjutan. Dalam laman keberlanjutannya, Telkom menyebut tiga pilar ESG yang menjadi fokus perusahaan, yaitu Save Our Planet, Empower Our People, dan Elevate Our Business; pilar terakhir mencakup kepatuhan regulasi, praktik bisnis beretika, serta keamanan siber dan pelindungan data.
Telkom juga membentuk Komite Sustainability untuk memperkuat koordinasi implementasi ESG di lingkungan TelkomGroup. Komite ini diketuai Direktur Utama dan melibatkan direktur terkait, serta didukung kelompok kerja ESG agar pengelolaan keberlanjutan dapat berlangsung lebih efektif.
Secara keseluruhan, langkah Telkom menunjukkan bahwa pertumbuhan bisnis tidak hanya diukur dari ekspansi dan kinerja finansial, tetapi juga dari kemampuan perusahaan menjaga integritas, kepatuhan, dan kepercayaan pemangku kepentingan. Dengan penguatan tata kelola dan disiplin hukum, Telkom menempatkan keberlanjutan sebagai bagian inti dari strategi bisnis jangka panjang.

