Tracon Industri Tanam 500 Mangrove di Pesisir Karawang demi Cegah Abrasi

Tracon Industri Tanam 500 Mangrove di Pesisir Karawang demi Cegah Abrasi

PT Pupuk Indonesia (Persero) dan anak usahanya melakukan aksi penanaman mangrove untuk memulihkan kawasan pesisir yang terdampak abrasi. Pada Senin (6/7), ekosistem perusahaan merealisasikan penanaman 10.800 bibit mangrove di Dusun Tangkolak, Desa Sukakerta, Kecamatan Cilamaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. 

PT Tracon Industri, bagian dari ekosistem Pupuk Indonesia dan anak perusahaan PT Rekayasa Industri (Rekind), ikut berkontribusi dengan menanam 500 bibit, menurut laporan Money. Tracon Industri dikenal menyediakan layanan pabrik industri, termasuk rekayasa, konsultansi, pengadaan, pemeliharaan, manajemen fasilitas, dan turnaround pabrik pupuk. 

Keterlibatan perusahaan dalam aktivitas lingkungan ini merupakan bagian dari agenda kolaboratif yang digagas PT Pupuk Kujang bersama beberapa entitas di bawah Pupuk Indonesia. Program bersama ini dimaksudkan sebagai upaya mitigasi perubahan iklim sekaligus pemulihan ekosistem pesisir yang terancam abrasi.

Direktur Utama PT Tracon Industri, Muhammad Badri Halim, menekankan pentingnya stabilitas ekosistem sebagai landasan bagi kelancaran operasi klien mereka. Sebagai wujud komitmen, manajemen dan karyawan Tracon turun langsung ke lapangan untuk menanam 500 bibit mangrove sebagai langkah jangka panjang meredam abrasi.

Dusun Tangkolak, yang berada di Pantai Utara Jawa dan menghadap laut lepas, memiliki kerentanan tinggi terhadap pengikisan garis pantai. Penanaman mangrove diharapkan menjadi benteng alami yang meredam energi gelombang, menahan sedimentasi, dan mencegah erosi daratan lebih luas. 

Selain fungsi protektif, mangrove juga menyediakan habitat bagi berbagai biota laut, menjaga kualitas perairan sekitar, dan menyerap karbon—kontribusi penting terhadap upaya penanggulangan perubahan iklim.

Next Post Previous Post