Aplikasi Gemini Google Tembus 1 Miliar Pengguna Aktif Bulanan
Pencapaian tersebut menjadikan Gemini sebagai salah satu produk Google dengan pertumbuhan paling cepat. Gemini juga menjadi produk Google ke-14 yang berhasil melewati angka 1 miliar pengguna aktif bulanan.
Gemini Mulai Menyamai ChatGPT
Dengan jumlah pengguna yang terus meningkat, Gemini kini semakin dekat dengan ChatGPT milik OpenAI. ChatGPT sebelumnya dilaporkan telah mencapai 1 miliar pengguna aktif bulanan pada Juni 2026.
Persaingan antara Google dan OpenAI semakin ketat karena kedua perusahaan terus mengembangkan chatbot AI dengan kemampuan yang lebih luas. Gemini dan ChatGPT tidak hanya digunakan untuk menjawab pertanyaan, tetapi juga membantu pengguna menulis, membuat kode, menghasilkan gambar, melakukan riset, serta menyelesaikan berbagai tugas secara otomatis.
Pertumbuhan Gemini juga didukung oleh integrasinya ke dalam berbagai layanan Google. Pengguna dapat menemukan teknologi Gemini di Google Search, Google Workspace, Android, serta aplikasi Gemini versi mandiri.
Angka Ini Khusus untuk Aplikasi Gemini
Google menjelaskan bahwa angka 1 miliar pengguna tersebut hanya merujuk pada aplikasi Gemini. Data itu belum memasukkan seluruh pengguna AI yang mengakses Gemini melalui layanan Google lainnya.
Sebagai contoh, fitur AI Mode di Google Search telah digunakan oleh lebih dari 1 miliar pengguna aktif bulanan secara global. Namun, pengguna AI Mode Search tidak dihitung ke dalam pencapaian 1 miliar pengguna aplikasi Gemini.
Perbedaan ini menunjukkan bahwa total jangkauan teknologi AI Google kemungkinan jauh lebih besar jika seluruh layanan dan platform perusahaan digabungkan.
Fitur Suara dan Pembuatan Gambar Makin Populer
Google turut membagikan informasi mengenai cara pengguna memanfaatkan Gemini. Sebanyak 63 persen pengguna Gemini berkomunikasi langsung dengan asisten AI tersebut menggunakan fitur suara.
Fitur ini memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan atau memberikan perintah tanpa harus mengetik. Pengguna dapat memanfaatkannya untuk mencari informasi, meminta bantuan menyusun ide, menerjemahkan teks, hingga melakukan percakapan yang lebih natural.
Gemini juga menghasilkan lebih dari 150 juta gambar setiap hari. Angka tersebut menunjukkan bahwa kemampuan pembuatan gambar berbasis AI menjadi salah satu fitur yang paling diminati pengguna.
Bagi kreator konten, fitur tersebut dapat digunakan untuk membuat konsep visual, ilustrasi artikel, materi media sosial, hingga rancangan awal untuk berbagai proyek kreatif. Meski begitu, pengguna tetap perlu memperhatikan aturan hak cipta dan kebijakan penggunaan konten berbasis AI.
Pengguna Gemini di iOS Melampaui 100 Juta
Pertumbuhan Gemini tidak hanya terjadi di ekosistem Android dan layanan Google. Perusahaan menyebut aplikasi Gemini kini telah memiliki lebih dari 100 juta pengguna aktif di iOS.
Kehadiran Gemini di iPhone menjadi langkah penting bagi Google untuk memperluas jangkauan layanan AI. Pasar iOS memiliki basis pengguna yang besar, terutama di Amerika Serikat dan sejumlah negara maju.
Dengan memperluas dukungan ke iOS, Google dapat menjangkau pengguna yang tidak menggunakan perangkat Android atau tidak terlalu bergantung pada layanan Google di perangkat mobile mereka.
Google Siapkan Model dan Fitur Baru
Pencapaian 1 miliar pengguna ini diumumkan setelah Google memamerkan perkembangan bisnisnya dalam laporan keuangan kuartal kedua 2026. Saat itu, perusahaan mengungkapkan bahwa jumlah pengguna bulanan berbagai layanan AI Google telah melampaui 950 juta. Jumlah pengguna aktif harian juga disebut meningkat tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Google juga terus meluncurkan model dan fitur baru untuk Gemini. Salah satunya adalah Gemini 3.5 Flash, model yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan pengodean serta menjalankan tugas-tugas yang berkaitan dengan agen AI secara lebih mandiri.
Kemampuan tersebut memungkinkan Gemini membantu pengguna menyelesaikan serangkaian pekerjaan dengan lebih sedikit instruksi. Dalam konteks pemrograman, misalnya, AI dapat membantu memahami kode, menemukan kesalahan, serta menyusun solusi berdasarkan perintah pengguna.
Gemini Akan Hadir di Lebih Banyak Perangkat Pixel
Google diperkirakan akan mengumumkan lebih banyak fitur berbasis Gemini dalam acara Made by Google. Fitur-fitur tersebut kemungkinan akan terintegrasi dengan perangkat Pixel dan berbagai layanan Google lainnya.
Integrasi yang lebih dalam ke perangkat Pixel dapat membuat Gemini berfungsi bukan hanya sebagai chatbot, tetapi juga sebagai asisten digital utama. AI tersebut berpotensi membantu pengguna mengelola informasi, mengoperasikan fitur perangkat, merangkum konten, serta memberikan rekomendasi berdasarkan konteks penggunaan.
Jika strategi ini berhasil, Google dapat menjadikan Gemini sebagai bagian penting dari pengalaman pengguna Android dan perangkat Pixel.
Persaingan AI Semakin Ketat
Keberhasilan Gemini menembus 1 miliar pengguna aktif bulanan memperlihatkan bahwa persaingan AI kini tidak hanya ditentukan oleh kualitas model. Distribusi, integrasi produk, dan jumlah pengguna ekosistem juga menjadi faktor penting.
Google memiliki keunggulan karena Gemini dapat dihubungkan dengan Search, Android, Workspace, YouTube, dan berbagai layanan lainnya. Sementara itu, OpenAI terus mengandalkan popularitas ChatGPT serta pengembangan fitur produktivitas dan agen AI.
Dengan jumlah pengguna yang kini hampir seimbang, persaingan Gemini dan ChatGPT diperkirakan akan semakin sengit. Masing-masing perusahaan akan berlomba menghadirkan model yang lebih cepat, akurat, multimodal, dan mampu menyelesaikan tugas kompleks secara otomatis.

