Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Kamis, 13 Agustus 2026
Setelah ditutup menguat 1,69% ke level 6.373,84 pada Rabu (12/8), IHSG diproyeksikan melanjutkan konsolidasi dengan bias sedikit menguat pada Kamis (13/8). Sentimen positif didorong oleh arus masuk asing yang mulai kembali dan stabilitas makro domestik, namun ruang gerak masih dibatasi oleh faktor teknikal di area resistance.
Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak dalam kisaran 6.320–6.450, dengan level kunci berikut:
Support terdekat: 6.320–6.340 (area MA20 dan gap sebelumnya)
Support kuat: 6.270–6.300 (batas bawah tren positif jangka pendek)
Resistance: 6.400–6.420 (level psikologis dan area supply)
Resistance lanjutan: 6.450–6.480 (jika breakout terjadi)
Bias pasar masih hold/accumulate on weakness selama IHSG bertahan di atas 6.300. Jika gagal bertahan di bawah 6.300, risiko koreksi lebih dalam ke 6.250–6.270 meningkat.
Faktor Penggerak Pasar
Beberapa katalis yang akan memengaruhi arah IHSG pada 13 Agustus:
Aliran dana asing – Setelah beberapa hari net buy, investor asing masih menjadi penentu arah indeks, terutama di saham big caps perbankan dan komoditas.
Sentimen global – Data ekonomi AS dan ekspektasi suku bunga The Fed masih jadi acuan utama bagi investor emerging market termasuk Indonesia.
Harga komoditas – Penguatan harga emas, nikel, dan batubara dapat menopang saham sektor energi dan basic industry.
Kondisi teknis – IHSG masih dalam tren positif jangka pendek selama bertahan di atas 6.270–6.300.
Rekomendasi Saham untuk 13 Agustus 2026
Berdasarkan riset beberapa sekuritas dan momentum sektoral, berikut saham-saham pilihan untuk trading dan investasi jangka pendek:
1. Sektor Perbankan (Blue Chip)
Sektor perbankan masih menjadi tulang punggung IHSG dan paling diuntungkan jika sentimen pasar membaik.
BBCA – Rekomendasi: Buy on weakness0
BBRI – Rekomendasi: Accumulate
BMRI – Rekomendasi: Buy
2. Sektor Komoditas & Energi
Harga komoditas yang relatif kuat membuat saham energi dan basic industry menarik untuk swing trade.
ANTM – Rekomendasi: Speculative Buy
TINS – Rekomendasi: Buy
EMAS (Merdeka Gold Resources) – Rekomendasi: Buy
3. Sektor Konsumsi & Second Liner
| (Foto Saham CUAN dari Google Finansial) |
Saham konsumsi dan second liner dengan fundamental solid dan momentum teknis baik juga layak dipantau.
ICBP – Rekomendasi: Buy on pullback
KLBF – Rekomendasi: Trading Buy
CUAN – Rekomendasi: Speculative Buy
4. Sektor Infrastruktur & Telekomunikasi
JGLE – Rekomendasi: Trading Buy
Strategi Trading
Intraday: Fokus pada saham dengan volume tinggi dan momentum positif seperti ANTM, TINS, EMAS, dan KLBF.
Swing (3–5 hari): BBCA, BBRI, BMRI, ICBP, dan TLKM cocok untuk posisi swing dengan risiko terkontrol.
Risk management: Gunakan stop loss ketat (3–5%) dan jangan menahan posisi jika IHSG jatuh di bawah 6.300 dengan volume tinggi.
IHSG pada 13 Agustus 2026 diprediksi bergerak konsolidatif dengan bias sedikit menguat, terutama jika support 6.320–6.340 bertahan. Sektor perbankan, komoditas, dan konsumsi masih menjadi pilihan utama, dengan beberapa saham second liner seperti CUAN dan KLBF yang menarik untuk trading jangka pendek.
Disclaimer: Artikel ini disusun hanya untuk keperluan informasi dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor. Selalu terapkan manajemen risiko (stop loss) dan analisis mandiri sebelum melakukan transaksi.

