Data Perdagangan Saham BEI Sepekan Ditutup Mayoritas Positif
| (Foto IHSG dari Google Finansial) |
IHSG ditutup pada level 6.409,654 pada akhir perdagangan pekan lalu. Angka tersebut meningkat 2,78 persen dibandingkan posisi penutupan pekan sebelumnya yang berada di level 6.236,126.
Volume Transaksi Saham Meningkat
BEI mencatat rata-rata volume transaksi harian mengalami kenaikan paling tinggi selama sepekan. Rata-rata volume perdagangan meningkat 32,98 persen menjadi 39,95 miliar lembar saham dari sebelumnya 30,04 miliar lembar saham.
Selain volume, rata-rata frekuensi transaksi harian juga bertambah 27,62 persen. Frekuensi perdagangan naik dari 1,82 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya menjadi 2,32 juta kali transaksi sepanjang periode 3–7 Agustus 2026.
Kenaikan volume dan frekuensi transaksi tersebut mencerminkan meningkatnya aktivitas perdagangan di pasar saham domestik selama sepekan.
Kapitalisasi Pasar Tembus Rp11.212 Triliun
Sejalan dengan penguatan IHSG, kapitalisasi pasar BEI turut mengalami peningkatan. Kapitalisasi pasar tercatat naik 2,64 persen menjadi Rp11.212 triliun, dibandingkan posisi pekan sebelumnya sebesar Rp10.923 triliun.
Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian justru mengalami perubahan tipis. Nilainya tercatat sebesar Rp15,38 triliun, turun 0,38 persen dari Rp15,44 triliun pada pekan sebelumnya.
Dari sisi investor asing, transaksi pada akhir pekan mencatatkan net buy atau beli bersih sebesar Rp1,24 triliun. Namun, secara kumulatif sepanjang 2026, investor asing masih membukukan net sell atau jual bersih sebesar Rp71,29 triliun.
Jumlah Investor Pasar Modal Lampaui 30 Juta SID
Selain mencatat kinerja positif dalam perdagangan saham, BEI juga mengumumkan pencapaian penting dari sisi jumlah investor. Pada penutupan perdagangan Jumat, 7 Agustus 2026, jumlah investor pasar modal Indonesia telah melampaui 30 juta Single Investor Identification (SID).
Berdasarkan data BEI, jumlah investor tercatat mencapai 30.274.265 SID. Sepanjang 2026, jumlah tersebut bertambah 9.926.440 SID atau tumbuh 48,78 persen secara year to date.
Pertumbuhan juga terjadi pada jumlah investor saham. Hingga periode yang sama, jumlah investor saham telah menembus 10.052.059 SID. Angka tersebut meningkat 1.447.882 SID atau 16,83 persen dibandingkan posisi akhir 2025.
BEI menilai pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin luasnya inklusi pasar modal di Indonesia. Masyarakat dari berbagai kalangan semakin berpartisipasi dalam aktivitas investasi melalui pasar saham dan instrumen pasar modal lainnya.
BEI Perkuat Keterhubungan Emiten dan Investor
Di tengah pertumbuhan jumlah investor, BEI terus mendorong peningkatan kualitas pasar melalui berbagai program reformasi. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan komunikasi antara perusahaan tercatat dan investor serta perluasan basis investor.
Sebagai bagian dari implementasi delapan Aksi Reformasi Pasar Modal Indonesia, BEI menyelenggarakan Surabaya Investor Meeting and Connectivity 2026 di Surabaya pada Rabu, 5 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah BEI untuk meningkatkan keterhubungan antara emiten dan investor, termasuk investor institusi. Program ini juga diarahkan untuk mendukung peningkatan free float perusahaan tercatat di pasar modal Indonesia.
Dengan penguatan IHSG, peningkatan aktivitas transaksi, serta pertumbuhan jumlah investor, pasar saham Indonesia menunjukkan perkembangan positif pada awal Agustus 2026. Namun, investor tetap perlu mencermati kondisi ekonomi, sentimen global, dan kinerja emiten sebelum mengambil keputusan investasi.

