Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Senin, 10 Agustus 2026
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin, 10 Agustus 2026. Secara teknikal, IHSG bahkan diperkirakan berpotensi menguji level 6.500 apabila mampu menembus area resistance penting di sekitar 6.488.
Pada perdagangan Jumat, 7 Agustus 2026, IHSG ditutup menguat 65,94 poin atau 1,04% ke level 6.409,65. Kenaikan tersebut memperkuat peluang indeks untuk melanjutkan tren positif pada awal pekan depan.
IHSG Berpeluang Uji Level 6.500
Phintraco Sekuritas menyebut IHSG saat ini semakin mendekati area Moving Average 20 atau MA20 mingguan di sekitar level 6.488. Apabila indeks berhasil menembus level tersebut, IHSG diperkirakan memiliki peluang untuk menguji level psikologis 6.500.
“Jika IHSG dapat menembus level MA20 tersebut, diperkirakan IHSG berpotensi menguji level 6.500 pada pekan depan,” tulis Phintraco Sekuritas dalam ulasannya yang dikutip pada Sabtu, 8 Agustus 2026.
Level 6.500 menjadi area penting bagi pergerakan IHSG karena berpotensi menjadi konfirmasi lanjutan atas penguatan indeks. Namun, investor tetap perlu memperhatikan kemungkinan aksi ambil untung setelah IHSG mengalami kenaikan cukup signifikan pada perdagangan terakhir pekan sebelumnya.
Proyeksi IHSG Menurut MNC Sekuritas
MNC Sekuritas juga memperkirakan IHSG masih berpeluang bergerak menguat pada perdagangan Senin. Proyeksi pergerakan indeks berada di kisaran target 6.440 hingga 6.544.
Meski demikian, MNC Sekuritas mengingatkan adanya potensi pembalikan arah dalam jangka pendek. Area yang perlu diperhatikan berada pada rentang 6.371 hingga 6.390.
Dengan demikian, level 6.390 dapat menjadi area penting untuk menjaga momentum bullish IHSG. Jika indeks mampu bertahan di atas area tersebut, peluang penguatan lanjutan masih terbuka. Sebaliknya, penurunan di bawah area support dapat meningkatkan risiko koreksi jangka pendek.
Rekomendasi Saham Senin 10 Agustus 2026
| (Foto Saham BUMI dari Google Finansial) |
Sentimen yang Perlu Dicermati
Selain faktor teknikal, pergerakan IHSG pada awal pekan juga akan dipengaruhi oleh sentimen global dan domestik. Pelaku pasar perlu mencermati arah arus dana asing, pergerakan nilai tukar rupiah, harga komoditas, serta perkembangan bursa saham global.
Kenaikan IHSG menuju level 6.500 belum secara otomatis menandakan indeks akan terus menguat tanpa koreksi. Oleh karena itu, strategi trading sebaiknya disertai manajemen risiko, termasuk menentukan batas kerugian dan tidak mengejar saham yang sudah mengalami kenaikan terlalu tinggi.
Disclaimer: Artikel ini disusun hanya untuk keperluan informasi dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor. Selalu terapkan manajemen risiko (stop loss) dan analisis mandiri sebelum melakukan transaksi.

