Kurs Dolar-Rupiah, Selasa 11 Agustus 2026, Dolar pada Rupiah Senilai Rp 17.811

 

Kurs Dolar-Rupiah, Selasa 11 Agustus 2026, Dolar pada Rupiah Senilai Rp 17.811
(Foto Kurs Dolar-Rupiah dari Bank BCA)
Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah berada di level Rp17.811 per dolar AS pada perdagangan Selasa, 11 Agustus 2026. Posisi tersebut menunjukkan rupiah masih berada di bawah tekanan terhadap mata uang Negeri Paman Sam.

Jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan Senin (10/8) di level Rp17.755 per dolar AS, dolar menguat sekitar 56 poin atau 0,32% terhadap rupiah. Pada awal perdagangan, rupiah juga tercatat melemah ke kisaran Rp17.795-Rp17.797 per dolar AS berdasarkan data pasar spot.

Pergerakan Rupiah Hari Ini

Pergerakan rupiah dipengaruhi oleh dinamika pasar global dan sentimen terhadap harga minyak. Ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah mendorong kenaikan harga minyak sehingga meningkatkan perhatian investor terhadap tekanan eksternal yang dapat memengaruhi nilai tukar rupiah.

Analis memperkirakan rupiah bergerak pada rentang Rp17.750 hingga Rp17.850 per dolar AS sepanjang perdagangan Selasa. Rentang tersebut menunjukkan pasar masih berpotensi mengalami volatilitas, terutama apabila terdapat perubahan sentimen terhadap dolar AS dan aset berisiko di kawasan Asia.

Kurs Dolar di Perbankan

Selain pasar spot, kurs dolar di bank dapat berbeda karena setiap bank menetapkan kurs beli dan kurs jual masing-masing. Sebagai contoh, kurs e-Rate BCA pada 11 Agustus 2026 pukul 07.59 WIB berada di level Rp17.710 untuk kurs beli dan Rp17.800 untuk kurs jual.

Sementara itu, kurs transaksi Bank Indonesia untuk dolar AS tercatat memiliki kurs beli Rp17.823,44 dan kurs jual Rp18.002,56. Perbedaan angka tersebut terjadi karena adanya perbedaan metode, waktu pembaruan, serta tujuan penggunaan kurs.

Dampak bagi Masyarakat

Kenaikan dolar terhadap rupiah dapat berdampak pada sejumlah aktivitas ekonomi, terutama transaksi yang berkaitan dengan impor. Harga barang impor, komponen elektronik, perangkat teknologi, serta kebutuhan industri yang menggunakan bahan baku dari luar negeri berpotensi ikut terpengaruh.

Masyarakat yang hendak membeli dolar AS, melakukan perjalanan ke luar negeri, atau membayar transaksi dalam mata uang dolar sebaiknya memperhatikan kurs jual bank. Sebaliknya, pemilik dolar yang ingin menukarkannya ke rupiah perlu melihat kurs beli yang berlaku pada bank atau penyedia layanan valuta asing.

Next Post Previous Post