Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Senin, 3 Agustus 2026
IHSG Cetak Kinerja Positif di Juli 2026
| (Foto IHSG dari Google Finansial) |
Sentimen Global Masih Jadi Perhatian
Mayoritas indeks saham Asia juga ditutup menguat, meskipun pasar masih mencermati memanasnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Iran dilaporkan melakukan serangan terhadap aset dan pangkalan militer Amerika Serikat di Kuwait dan Bahrain.
Di sisi lain, harga minyak mentah terkoreksi lebih dari 1%. Sementara itu, rupiah ditutup menguat 0,49% ke level Rp18.022 per dolar AS di pasar spot, sejalan dengan pelemahan dolar AS.
Data Ekonomi Domestik Jadi Penentu
Pada pekan depan, pasar akan mencermati sejumlah data ekonomi penting domestik yang berpotensi memengaruhi arah IHSG, di antaranya:
Indeks manufacturing PMI.
Neraca perdagangan.
Inflasi, Senin (3/8/2026).
Pertumbuhan ekonomi atau GDP kuartal II-2026, Rabu (5/8/2026).
Cadangan devisa dan indeks harga properti, Jumat (7/8/2026).
Rilis data tersebut akan menjadi katalis penting bagi pelaku pasar dalam menilai kondisi ekonomi Indonesia sekaligus prospek pergerakan saham-saham di bursa.
Proyeksi IHSG Pekan Depan
Secara teknikal, Phintraco Sekuritas menilai IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan dan menguji level 6.300-6.380 pada pekan depan.
Sementara itu, MNC Sekuritas memperkirakan IHSG masih punya ruang naik dengan target di rentang 6.352-6.545. Meski demikian, investor tetap diminta mewaspadai potensi pembalikan arah dalam jangka pendek ke area 6.108-6.187.
Saham Pilihan untuk Trading
| (Foto Saham BRMS dari Google Finansial) |
Disclaimer: Artikel ini disusun hanya untuk keperluan informasi dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor. Selalu terapkan manajemen risiko (stop loss) dan analisis mandiri sebelum melakukan transaksi.

