Saham BUMI Menguat usai Akuisisi Loyal Metals Disetujui

Saham BUMI Menguat usai Akuisisi Loyal Metals Disetujui

Saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) mencatatkan lonjakan aktivitas perdagangan pada Jumat, 21 Agustus 2026. Saham emiten Grup Bakrie dan Salim tersebut ditutup menguat 3,16 persen ke level Rp196 per saham, didorong aksi beli bersih investor domestik serta perkembangan positif rencana akuisisi Loyal Metals Limited dari Australia.

Volume transaksi BUMI mencapai 6,24 miliar saham dengan nilai perdagangan Rp1,23 triliun. Nilai tersebut meningkat tajam dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya yang mencatatkan transaksi sebesar Rp666,31 miliar. Dalam perdagangan tersebut, saham BUMI juga sempat menyentuh level tertinggi bulanannya di Rp202 per saham.

Akuisisi Loyal Metals

Saham BUMI Menguat usai Akuisisi Loyal Metals Disetujui
(Foto Saham BUMi dari Google Finansial)
Sentimen utama penguatan saham BUMI berasal dari kepastian persetujuan pemegang saham Loyal Metals Limited terhadap rencana akuisisi oleh BUMI. Perseroan berencana mengakuisisi 100 persen saham Loyal Metals dengan nilai transaksi sebesar AUD79,1 juta atau sekitar Rp977 miliar.

Dalam Rapat Skema Loyal Metals, sebanyak 99,86 persen suara pemegang saham menyetujui transaksi tersebut. Akuisisi dilakukan melalui PT Bumi Resources Tbk. atau anak usaha yang sepenuhnya dimiliki BUMI, dengan penawaran tunai sebesar AUD0,45 per saham Loyal.

“Skema akuisisi ini dilakukan oleh PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) atau anak usaha yang sepenuhnya dimiliki BUMI untuk mengakuisisi 100% saham yang diterbitkan Loyal dengan pertimbangan tunai A$0,45 per saham Loyal,” ujar Company Secretary Loyal Metals, Ian Pamensky.

Transaksi Belum Efektif

Meski telah mendapat persetujuan mayoritas pemegang saham Loyal Metals, BUMI menegaskan bahwa proses akuisisi belum selesai. Transaksi masih berada dalam tahap pemenuhan sejumlah persyaratan pendahuluan, termasuk proses di lembaga peradilan dan regulator Australia.

Direktur Bumi Resources, RA Sri Dharmayanti, menyatakan bahwa hingga saat ini belum terjadi pengalihan dana maupun saham dalam transaksi tersebut.

“Sampai dengan saat ini, proses akuisisi masih berada pada tahap pemenuhan persyaratan sehingga belum terjadi pengalihan dana maupun saham,” kata Sri Dharmayanti.

Ia menambahkan, selama seluruh syarat belum dipenuhi, transaksi belum dapat dinyatakan selesai secara hukum dan belum menimbulkan perpindahan kepemilikan Loyal Metals Limited kepada BUMI.

Kinerja Semester I

Dari sisi fundamental, BUMI membukukan pertumbuhan kinerja pada semester I-2026. Pendapatan perseroan tercatat sebesar US$867 juta, meningkat 27,9 persen secara tahunan.

Laba bersih konsolidasian BUMI juga naik menjadi US$59 juta. Kinerja tersebut ditopang peningkatan volume penjualan batu bara dari Arutmin serta kontribusi lini bisnis emas Wolfram.

Kombinasi antara kenaikan kinerja operasional, minat beli investor domestik, dan progres akuisisi Loyal Metals menjadi katalis positif bagi pergerakan saham BUMI. Namun, pasar tetap akan mencermati penyelesaian seluruh persyaratan hukum dan regulasi sebelum transaksi akuisisi tersebut efektif sepenuhnya.

Next Post Previous Post